Bom Sibolga

Penyandang Dana Terduga Teroris Sibolga Diciduk, Habiskan Rp 15 Juta Belanja Kebutuhan Merakit Bom

APARAT Densus 88 Antiteror meringkus dua pria, pasca-ditangkapnya terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara.

Penyandang Dana Terduga Teroris Sibolga Diciduk, Habiskan Rp 15 Juta Belanja Kebutuhan Merakit Bom
Istimewa
Polisi mengamankan pelaku teror bom di Sibolga, Selasa (12/3/2019). 

Sedangkan P alias Ohel ikut aktif merencanakan amaliyah, yang akan dilakukan oleh Abu Hamzah, AK, dan dirinya.

"Kemudian perannya juga menyimpan bahan-bahan peledak yang akan digunakan oleh tersangka AH," terang Dedi Prasetyo.

Kalah dari Negara Tetangga, Jokowi: Apa Perlu Ada Menteri Investasi dan Menteri Ekspor?

Sebelumnya, kepolisian telah menyita barang bukti dari Abu Hamzah.

Antara lain, dua buah bom pipa, 4 buah cashing tabung pipa dari LPG, 100 kilogra flash powder, potasium korat, 2 buah bom pipa tabung, 1 buah bom pipa elbow, serta 4 buah bom yang telah tertanam di halaman rumah sebagai bom ranjau.

Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga meringkus dua terduga teroris di Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Rabu (13/3/2019).

Pasang Alat Pendeteksi Tsunami di Selat Sunda 26 Maret 2019, BPPT Klaim Anti Banting dan Anti Maling

Keduanya diduga berafiliasi dengan jaringan terduga teroris Abu Hamzah yang diamankan di Sibolga pada Selasa (12/3/2019) lalu.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan, dua terduga teroris yang dicokok di Tanjungbalai berinisial M (pria) dan R (perempuan).

"Hasil pengembangan ada beberapa tersangka (jaringan di Tanjungbalai). Inisial M dan R," ujarnya seusai melakukan disposal bahan peledak di Rindu Alam, Tapanuli Tengah, Kamis (14/3/2019).

Ini Dugaan Awal Penyebab Kebakaran Kapal Nelayan di Kepulauan Seribu yang Tewaskan Tiga ABK

Hasil pengembangan polisi, menurut Agus , R rencananya bakal dijadikan istri kedua oleh terduga teroris Abu Hamzah yang ditangkap Densus di Jalan Cenderawasih, Kota Sibolga.

"Informasinya dia (R) ini mau jadi istri kedua dari AH, untuk direkrut jadi 'pengantin' (pelaku bom bunuh diri)," ungkap Kapolda.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved