Pemkab Tangerang Ingin Munculkan Roh Ki Hajar Dewantara, Sekolah Sebagai Taman Yang Menyenangkan

Program ini sudah kami laksanakan di 20 Sekolah Menengan Pertama (SMP) dan 50 Sekolah Dasar (SD) sebagai Pilot Projec

Pemkab Tangerang Ingin Munculkan Roh Ki Hajar Dewantara, Sekolah Sebagai Taman Yang Menyenangkan
Warta Kota
Pemkab Tangerang Terapkan Program Gerakan Sekolah Menyenangkan 

Pemerintah Kabupaten Tangerang menerapkan program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM).

Dengan program GSM, Pemkab Tangerang berusaha mengembalikan roh dari ajaran Ki Hajar Dewantara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Hadisa Mahsur.

Ia menjelaskan GSM merupakan akar rumput yang berusaha mengembalikan ajaran Ki Hajar Dewantara yaitu sekolah sebagai taman yang menyenangkan.

"Program ini sudah kami laksanakan di 20 Sekolah Menengan Pertama (SMP) dan 50 Sekolah Dasar (SD) sebagai Pilot Project dan akan terus kita kembangkan ke seluruh SD dan SMP di Kabupaten Tangerang," ujar Hadisa, Rabu (13/3), kepada Wartakotalive.com.

Menurutnya, tujuan GSM ini untuk mempromosikan dan membangun kesadaran guru-guru, Kepala Sekolah, dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai rumah kedua bagi anak.

Yaitu sekolah sebagai tempat menyenangkan dan manusiawi untuk belajar, tempat mengembangkan potensi yang dimiliki anak, baik itu akademis maupun non akademis agar memiliki bekal keterampilan hidup di masa mendatang.

"Semoga dengan terlaksananya kegiatan Gerakan Sekolah Menyenangkan ini dapat membawa prestasi belajar bagi anak-anak di Kabupaten Tangerang," ucapnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan program GSM ini merupakan satu dari program unggulan dari 15 program yang ada dan juga masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang tahun 2019-2023.

"Untuk menyukseskan program GSM ini kita perlu beberapa OPD yang terlibat dalam penyempurnaan program tersebut. Karena salah satu tujuan dari GSM adalah merubah mindset para guru dan Kepala Sekolah," kata Zaki.

"Secara teknis yang sudah dipaparkan oleh Kadisdik terkait program GSM saya merasa bangga dan puas, akan tetapi masih perlu kita terus berinovasi dan berupaya untuk membenahi dan memperbaiki. Secara bertahap terus berproses agar program ini bisa berjalan konsisten," tutur Zaki lagi.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved