Pesawat Jatuh

Dampak Pesawat Boeing 737-8 MAX Dilarang Terbang, Begini Penjelasan PT Angkasa Pura II Persero

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menuturkan ada dampak pesawat Boeing 737-8 MAX dilarang terbang atau beroperasi.

Dampak Pesawat Boeing 737-8 MAX Dilarang Terbang, Begini Penjelasan PT Angkasa Pura II Persero
ISTIMEWA
Pesawat Ethiopian Airlines 

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menuturkan ada dampak pesawat Boeing 737-8 MAX dilarang terbang atau beroperasi di Indonesia.

Soal dampak larangan terbang pesawat Boeing 737-8 MAX, mengingat pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara atau Ditjen Hubud larang Boeing 737-8 MAX terbang yang diinformasikan melalui siaran persnya.

Tetapi, menurut Muhammad Awaluddin, kalau dampak pesawat Boeing 737-8 MAX dilarang terbang tersebut tak terlalu signifikan.

WartaKotaLive melansir dari siaran pers Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Hari Budianto, Senin (11/3/2019), jika pesawat Boeing 737-8 MAX dilarang terbang.

Nyanyian Jiwa Iwan Fals Kecewa Menembus Awan Jingga Merasa Tertipu Seperti Anda Semua

Mengalami Sakit Kepala Parah, Wanita Ini Sampai Kehilangan Memori Hidupnya Selama 38 Tahun

Ini yang Bakal Terjadi Ketika Anda Minum Kopi dalam keadaan Perut Kosong Setiap Pagi

Namun, dilarangnya pesawat Boeing 737-8 MAX terbang menurut Hari Budianto merupakan langkah kebijakan mengingat jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines berjenis Boeing 737-8 MAX beberapa waktu lalu.

"Ditjen Hubud Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mengambil langkah untuk melakukan inspeksi, larang terbang sementara pesawat terbang Boeing 737-8 MAX di Indonesia," jelasnya.

"Langkah diambil terkait jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines berjenis Boeing 737-8 MAX. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa pesawat yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi laik terbang," lanjutnya.

Sementara, menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Polana B. Pramesti, langkah tersebut diambil untuk menjamin keselamatan penerbangan di Indonesia.

Puing-puing pesawat Ethiopian Airlines ET-302 yang jatuh tak lama setelah lepas landas di Hejere dekat Bishoftu, atau Debre Zeit, sekitar 50 kilometer (31 mil) selatan Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (10/3/2019).
Puing-puing pesawat Ethiopian Airlines ET-302 yang jatuh tak lama setelah lepas landas di Hejere dekat Bishoftu, atau Debre Zeit, sekitar 50 kilometer (31 mil) selatan Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (10/3/2019). (voanews.com)

"Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Ditjen Hubud adalah melakukan inspeksi dengan cara larang terbang sementara (temporary grounded)," ujarnya.

"Untuk memastikan kondisi pesawat jenis tersebut laik terbang (airworthy) dan langkah tersebut telah disetujui oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi," lanjut Polana.

Halaman
1234
Penulis: Panji Baskhara
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved