Merasa Dirugikan Akibat Pemberitaan, Andi Arief Konsultasikan Psikologis Anaknya

Selain untuk menjalani rehabilitasi jalan, ternyata ia juga hendak berkonsultasi kepada dokter terkait psikologis anak-anaknya.

Merasa Dirugikan Akibat Pemberitaan, Andi Arief Konsultasikan Psikologis Anaknya
Warta Kota/Rangga Baskoro
Andi Arief terus melakukan upaya perlawanan pada pihak-pihak yang telah mencemarkan nama baiknya. 

Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief mengaku, dia punya tujuan lain mendatangi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta.

Selain untuk menjalani rehabilitasi jalan, ternyata, ia juga hendak berkonsultasi kepada dokter terkait kondisi psikologis anak-anaknya.

Andi Arief mengaku, pihak keluarganya mengalami banyak tekanan mental pasca pemberitaan yang dirasa menyudutkan serta menghakiminya.

Menurutnya, media massa telah melakukan trial by the press atau penghakiman lewat media massa hingga berdampak secara psikis kepada keluarganya.

"Saya sedang menjadwalkan bagaimana kedua anak saya yang sudah terpengaruh dengan berita-berita di media yang sangat menyudutkan saya," kata Andi di RSKO Jakarta Timur, Selasa (12/3/2019).

Seperti yang dia katakan sebelumnya, Andi menyebut dalang seluruh pemberitaan yang menyudutkan dirinya adalah Karni Ilyas sehingga bakal melaporkan wartawan senior itu.

Meski menyebut keluarganya terdampak pemberitaan media, Andi enggan merinci seberapa buruk dampak pemberitaan terhadap keluarganya.

"Saya menepati janji saya hari ini datang ke sini dalam rangka konsultasi. Apa yang saya konsultasikan kan itu hak saya untuk menyebarkan atau tidak," ujarnya.

Terkait proses rehabilitasi jalan, dia mengaku tak jadi melakukan pemeriksaan darah.

Hal itu dilakukan lantaran statusnya sebagai pasien sukarela yang datang tanpa surat pengantar resmi dari Polisi dan BNN membuatnya tak harus menjalani tes darah dan rambut.

Meski kedua tes itu disebut lebih ampuh dan mampu mengecek seberapa buruk tingkat ketergantungan narkoba usai berhenti mengkonsumsi sabu dan pengguna baru atau lama.

"Dokter tidak menyarankan itu (tes darah), saya yang minta tetapi dokter tidak menyarankan itu. Problem pada saya hari ini adalah problem psikologi mengangkut kedua anak saya dan juga istri," katanya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved