Pesawat Jatuh

Korban Pesawat Ethiopian Airlines Jatuh Masih Pegang Paspor Indonesia Meski Lama Tinggal di Roma

JURU Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanantha Nasir mengatakan, Harina Hafitz masih berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Korban Pesawat Ethiopian Airlines Jatuh Masih Pegang Paspor Indonesia Meski Lama Tinggal di Roma
ISTIMEWA
Pesawat Ethiopian Airlines 

JURU Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanantha Nasir mengatakan, Harina Hafitz masih berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Ia mengatakan, meski telah bekerja dan lama tinggal di Roma, Italia, yang bersangkutan masih memegang paspor Indonesia

Harina Hafitz merupakan 1 dari 149 penumpang pesawat Ethiopian Airlines nomor penerbangan ET-302 yang jatuh di dekat Addis Ababa pada Minggu (11/3/2019) pagi waktu setempat.

WNI Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines ET-302 Bernama Harina Hafitz

"Ibu Harina Hafitz masih Warga Negara Indonesia (WNI). Ia masih memegang paspor negara Indonesia," ujar Arrmanantha, ditemui di Kantor Kementerian Luar Negeri, Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Ia menyebut, Harina Hafitz telah tinggal di Roma, Italia, selama 20 tahun.

Diketahui Harina Hafitz bekerja menjadi staf PBB di  World Food Programme (WFP), dan akan menghadiri pertemuan PBB di Nairobi, Kenya, saat pesawat yang ia tumpangi jatuh setelah 6 menit lepas landas.

Ratna Sarumpaet Ajukan Pemohonan Sebagai Tahanan Kota Lagi, Kali Ini Penjaminnya Fahri Hamzah

Selain seorang WNI, terdapat juga 148 penumpang lain yang menjadi korban, di antaranya 32 korban dari Kenya, 18 warga Kanada, 9 warga Ethiopia, 8 warga China, 8 warga Italia, 8 warga Amerika Serikat, dan terdapat juga delapan awak kabin.

Arrmanantha Nasir menjelaskan, adik Harina Hafitz telah bertolak menuju Roma dan tiba pada Senin (11/3/2019) kemarin.

"Kemarin adik dari ibu Harina Hafitz korban jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines sudah berada di Roma, bergabung bersama suami dan anak-anak Harina di Roma," beber pria yang kerap disapa Tata ini, di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

BREAKING NEWS: Kapal Nelayan Terbakar di Kepulauan Seribu, Tiga ABK Tewas

Lebih lanjut, berdasarkan informasi dari KBRI Roma, Tata mengatakan, keluarga korban telah siap melakukan tes DNA untuk kepentingan proses identifikasi jenazah.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved