Kemenkes Terus Lakukan Perbaikan Agar Mampu Bersaing Di Era Digital 4.0

Kemenkes berencana akan membangun sebanyak 270 pembangunan puskesmas di 98 kabupaten di daerah perbatasan dan daerah tertinggal pada 2019 ini

Kemenkes Terus Lakukan Perbaikan Agar Mampu Bersaing Di Era Digital 4.0
warta kota/nur ichsan
Menteri Kesehatan pada acara Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Membangun Sumber Daya Manusia Menyongsong Era Industri 4.0: Bidang Ketenagakerjaan, Pendidikan, dan Kesehatan", di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (12/3/2019) 

WARTA KOTA, GAMBIR  -------  Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, kementerian kesehatan terus melakukan upaya perbaikan baik itu sumber daya manusia maupun fasilitas kesehatan dengan harapan mampu bersaing di era digital 4.0.

Bahkan untuk mendukung hal tersebut kemenkes berencana akan membangun sebanyak 270 pembangunan puskesmas di 98 kabupaten di Indonesi di daerah perbatasan dan daerah tertinggal pada 2019 ini.

Hal ini dikemukakan oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam diskusi media yang digelar oleh Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk, Membangun Sumber Daya Manusia Menyongsong Era Industri 4.0: Bidang Ketenagakerjaan, Pendidikan, dan Kesehatan, di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

"Pemerintah mendorong pembangunan kesehatan melalui Program Indonesia Sehat yakni dengan mewujudkan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional", kata Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek

Berkaitan dengan hal itu, menteri kesehatan mengemukakan bahwa pihaknya telah membangun puskesmas secara berkelanjutan hingga pada 2018 saja telah dibangun 249 puskesmas di daerah tertinggal dan perbatasan yang tersebar di 49 kabupaten.

Menkes juga membeberkan angka pembangunan rumah sakit pratama sepanjang 2015-2019. Tercatat pada 2015 ada 22 RS dibangn di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan. 

Selain itu juga digelar Program Nusantara Sehat, dengan menempatkan sebanyak 7.377 tenaga kesehatan, yang terus mengalami mengalami peningkatan sejak 2015 dari sebanyak 694 menjadi 2018 menjadi 3.228 orang tenaga kesehatan. 

Bukan itu saja, pemberian jaminan kesehatan nasionalpun terus dilakukan. pada 2014 ada 133,4 juta jiwa dengan PBI 6,4 juta jiwa, pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp199 triliun dan pada 2019, tercatat jaminan kesehatan meliputi 217 juta jiwa, dengan target anggaran 26, 7 triliun.

Turut hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi dan Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN RB Setiawan Wangsaatmaja.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved