Hasil Autopsi, Mayat Bayi di Kantong Plastik Diduga Dianiaya, Wajah dan Kepala Bayi Memar-memar

Selanjutnya ditemukan luka-luka memar pada bibir bawah sisi kiri serta memar pada belakang kepala

Hasil Autopsi, Mayat Bayi di Kantong Plastik Diduga Dianiaya, Wajah dan Kepala Bayi Memar-memar
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Bungkus plastik yang ditemukan warga Pondok Aren ternyata mayat bayi, Kamis (7/3/2019). 

Mayat bayi yang ditemukan dua orang pengangkut sampah di Perumahan Urbana Place, di jalan Merpati Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, pada 5 Maret 2019 lalu, diduga kuat korban penganiayaan.

Hal ini terungkap setelah pihak kepolisian Polrestro Tangerang Selatan menerima hasil auiopsi yang dilakukan pihak Rumah Sakit RS Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho, menerangkan, dari hasil autopsi tanggl 5 Maret, ditemukan sejumlah dugaan penganiayaan terhadap bayi tersebut.

"Pada pemeriksaan bayi laki-laki, usia 9 bulan dalam kandungan, lahir hidup, ditemukan tanda-tanda mati lemas," kata Alexander, Selasa (12/3) kepada Wartakotalive.com.

Tidak hanya itu, dari hasil autopsi, kata Yurikho, juga ditemukan sejumlah luka memar pada bagian wajah dan kepala yang diduga akibat tindak kekerasan.

"Selanjutnya ditemukan luka-luka memar pada bibir bawah sisi kiri serta memar pada belakang kepala yang sesuai dengan ciri-ciri luka pada kasus pembekapan," paparnya.

Pada bagian leher bayi itu, kata Alexander, juga terdapat luka memar pada leher sisi kanan serta resapan darah pada otot leher yang sesuai dengan ciri-ciri luka pada kasus cekik.

Dari hasil autopsi yang sudah ditemukan itu, ucap Yurikho, pihaknya segera menyelidiki siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa bayi tersebut.

Sebelumnya, mayat bayi itu ditemuka oleh Irfan Azhar (25) dan Enjang Suherman (29) saat mengangkut sampah dari Perumahan Urbana Place, di jalan Merpati Raya, Ciputat, Tangerang Selatan.

Pada saat Irfan mengangkut sampah dari tong sampah rumah di Blok E 36 Perumahan Urbana Place ada tiga kantong sampah kemudian dimasukan ke dalam bak mobil bak sampah.

Ketika memilah-milah sampah, Enjang melihat kantong plastik merah dengan bercak darah yang sebelumnya diduga mayat seekor kucing.

Begitu dibuka, ternyata di dalamnya ada mayat bayi.

Mengetahui hal itu, Irfan dan Enjang segera melapor ke satpam perumahan dan Polsek Ciputat.

Selanjutnya polisi membawa jasad bayi tersebut ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved