Momonon Sebut RUU Permusikan Nggak Ada Faedahnya Buat Musisi.

Momonon yang mewakili komunitas Reggae selama ini merasa tidak pernah melihat campur tangan pemerintah, atas keberlangsungan kehidupan musisi

Momonon Sebut RUU Permusikan Nggak Ada Faedahnya Buat Musisi.
ist
Momonon Band 

WARTA KOTA, PALMERAH  -------  RUU Permusikan yang sedang digodok sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan musisi di tanah air, mereka dinilai hal itu dapat menghambat dan membatasi proses kreatifitas mereka dalam berkarya, salah satunya datang dari Momonon Band, kelompok musik Reggae asal Rangkas Bitung, Banten yang turut melakukan penolakan itu.

Momonon Band
Momonon Band (ist)

Terbilang ada sebanyak 19 pasal RUU Permusikan yang dipermasalahkan karena dinilai membaratkan, mulai dari redaksional atau bunyi pasal, ketidakjelasan mengenai siapa dan apa yang diatur, hingga persoalan mendasar atas jaminan kebebasan berekspresi dalam bermusik, selain itu, aturan adanya sertifikasi dan uji kompetensi bagi para musisi yang diterapkan dalam RUU tersebut.

Momonon yang beranggotakan, Gozil (vokal), Reo (gitar), Resha (gitar), Tamim (bas), Iki (drum), Kodir (perkusi) dan Omen (keyboard) menyatakan bahwa yang diperlukan musisi adalah membenahi dari hulu ke hilir permusikan Indonesia, semisal perlindungan hak cipta yang tak kunjung usai.

Momonon yang mewakili komunitas Reggae selama ini merasa tidak pernah melihat campur tangan pemerintah, atas keberlangsungan kehidupan musisi tanah air.

Momonon Band
Momonon Band (ist)

"Kami Momonon menilai ada nggak ada RUU Permusikan, para musisi tetap harus berjalan dan kami tetap harus berkarya, jadi kami menganggap RUU Permusikan kurang berfaedah buat musisi saat ini", kata Gozil sang vokalis.

Karena itu, Momonon mengapresiasi langkah anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah yang menarik usulan Rancangan Undang Undang atau RUU Permusikan dari Badan Legislasi DPR RI.

“Kami menila kalau keputusan ini sangat tepat, karena itu Momonon mengapresiasi langkah Anang Hermansyah yang telah mengajukan penarikan RUU Permusikan ini, karena ini sejalan dengan para sahabat perwakilan ekosistem musik yang mengajukan penolakan", tmabha Gozil.

Momonon Band
Momonon Band (ist)

Seperti diketahui, pada 20 Februari 2019, draf revisi hadir sebagai langkah mengakomodasi kritik yang muncul, tapi rupanya mengundang reaksi baru lantaran tetap dianggap bermasalah.

Dihapusnya Pasal 5 dan 50 yang dianggap bermasalah, kini malah menghadirkan adanya pasal baru yang mengatur musik lewat rancangan dibentuknya Dewan Musik Nasional.

Momonon Band
Momonon Band (ist)

RUU Permusikan sendiri sebenarnya bukan hal baru, karena sejak 2015, gagasan untuk mengatur tentang musik telah muncul pasca sejumlah musikus atas nama Kami Musik Indonesia (KAMI) menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved