Rabu, 15 April 2026

INFO PEMPROV JATENG

Ganjar Kumpulkan Tokoh Kebangsaan Nasional di Semarang

Tokoh-tokoh itu dipilih karena komitmen dan perhatiannya pada pembangunan semangat nasionalisme dan kebangsaan.

Penulis: Ichwan Chasani | Editor: Ichwan Chasani
Dok Humas Pemprov Jateng
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Achmad Rofai saat memberikan keterangan pers, Senin (11/3/2019) 

GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan mengumpulkan tokoh-tokoh kebangsaan nasional pada acara Apel Kebangsaan yang digelar pada 17 Maret 2019 di Lapangan Simpang Lima, Semarang. Para tokoh tersebut akan menyampaikan orasi pada apel yang bertema "Kita Merah Putih". 

Tokoh tersebut antara lain, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, KH Maimoen Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, KH Munif Zuhri, Prof Mahfud MD, KH Ahmad Darodji, Uskup Rubiatmoko (Keuskupan Agung Semarang), Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Suraharta (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi).

"Tokoh-tokoh itu kami pilih karena komitmen dan perhatiannya pada pembangunan semangat nasionalisme dan kebangsaan," ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng, Achmad Rofai dalam pernyataan resmi, Senin (11/3/2019).

Rofai menyampaikan, pada acara yang pertama kalinya digelar itu, diharapkan mampu menggelorakan semangat nasionalisme masyarakat.

"Apel kebangsaan ini akan melibatkan seluruh elemen yang ada di Jateng. Seperti santri, pramuka, Linmas, pekerja, petani, nelayan, pelajar, seniman, mahasiswa, tokoh lintas agama, olahragawan dan kelompok difabel," katanya.

Dua segmen

Dia menambahkan, kegiatan akan dimulai pukul 06.00 WIB dan dibagi menjadi dua segmen, yakni segmen pertama untuk Suara Kebangsaan dan  segmen kedua untuk Orasi dan Deklarasi Kebangsaan.

"Akan ada empat panggung dengan panggung utama di Simpang Lima, kemudian di Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran dan terakhir di Jalan Ahmad Yani," paparnya.

Untuk memeriahkan acara, lanjut Rofai, sejumlah artis nasional juga turut diundang, antara lain Slank, Letto, Armada, Virza, Nella Kharisma dengan dipandu MC Vincent-Desta dan Cak Lontong.

"Selain itu, juga ada Paduan Suara Mahasiswa, Paduan Suara Gereja, Tari Saman dari siswa SMA, selawat Kanzuz Habib Ali Zaenal Abidin dan ada juga Barongsai," bebernya.

Karena pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang berlangsung tiap Hari Minggu, kata dia, kegiatan inti akan tetap berlangsung dan justru akan dapat melibatkan masyarakat umum secara keseluruhan pada Apel Kebangsaan.

Rofai menegaskan, kegiatan tersebut tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) ataupun Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Pasalnya, kegiatan tersebut juga mengundang  KPU dan Bawaslu.

"Jadi tidak ada atribut yang berkaitan dengan Pilpres ataupun Pileg. Yang ada hanyalah merah putih, semuanya nanti pakai ikat kepala merah putih. Ya hanya kebetulan saja pelaksanaanya memang mendekati Pemilu, tapi tidak ada kaitannya," imbuhnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, Deklarasi Kebangsaan akan dibacakan Gubernur Ganjar Pranowo yang kemudian ditutup dengan lagu Bagimu Negeri sambil menyerahkan simbol kebangsaan pada generasi muda sebagai bentuk simbolis meneruskan semangat nasionalisme kepada generasi muda serta pesan untuk merawat keberagaman Indonesia. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved