Pompa Stasioner di Jakarta Banyak yang Rusak karena sudah Termakan Usia

Pompa stasioner yang rusak di antaranya di kawasan Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara hingga mengakibatkan terjadinya banjir.

Pompa Stasioner di Jakarta Banyak yang Rusak karena sudah Termakan Usia
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah rumah pompa serta pintu air yang ada di Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (9/3/2019) siang. 

Banjir yang melanda kawasan Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara beberapa waktu lalu ternyata diakibatkan pompa stasioner yang rusak.

Tidak hanya itu, kebanyakan pompa stasioner yang rusak di Jakarta mengalami kerusakan akibat termakan usia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi contoh pompa stasioner yang rusak di antaranya di kawasan Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara hingga mengakibatkan terjadinya banjir, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, peristiwa banjir yang terjadi di Vietnam digunakan sejumlah buzzer untuk menyerang sosok Anies Baswedan.

Sejumlah foto yang beredar menunjukkan peristiwa banjir yang melanda kawasan Vietnam, tapi dinyatakan terjadi di DKI Jakarta.

“Memang ada pompa di Mangga Dua yang sedang rusak, sudah seminggu. Itu sebabnya kenapa terjadi genangan kemarin, alhamdulillah sekarang sudah tidak ada,” ungkapnya, Sabtu (9/3/2019).

Menurut Anies Baswedan, rusaknya pompa stasioner tersebut akibat termakan usia.

Anies Baswedan menambahkan pompa stasioner di Jakarta saat ini kebanyakan sudah berumur sehingga perlu dilakukan peremajaan.

“Kebanyakan sudah berumur."

"Seperti pompa yang rusak di sana (Mangga Dua) itu umurnya sudah lebih dari 26 tahun, jadi sudah memang masanya untuk dilakukan peremajaan,” katanya.

Anies Baswedan berjanji akan melakukan peremajaan pompa stasioner agar bisa digunakan dengan baik saat hujan deras melanda wilayah Jakarta.

Namun, terlebih dahulu pihaknya akan melakukan audit inventaris.

“Iya semuanya kita lagi audit. Kita perlu peremajaan semua yang memang sudah berumur, kita harus ganti,” ucap Anies Baswedan.

Sementara itu, pihaknya akan mengaktifkan pompa mobile untuk mengatasi genangan yang terjadi.

“Sekarang kita menggunakan pompa mobile di situ, ada 3 pompa mobile yang menggantikan,” ujarnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved