Pedagang di TPS Pasar Rumput Berharap Dapat Kios di Rusunawa Tanpa Diundi

Di lantai dasar Rusun tersebut, Pemerintah telah menyiapkan 1.314 kios dan akan dijadikan pasar tradisional dengan standar modern.

Pedagang di TPS Pasar Rumput Berharap Dapat Kios di Rusunawa Tanpa Diundi
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Rusunawa Pasar Rumput yang telah rampung pembangunannya, Sabtu (9/3). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

PASAR RUMPUT, WARTAKOTALIVE.COM -- Rumah susun sewa (Rusunawa) Pasar Rumput yang menerapkan konsep mixed use atau penggabungan antara hunian, komersial dan pasar hampir rampung.

Di lantai dasar Rusun tersebut, Pemerintah telah menyiapkan 1.314 kios dan akan dijadikan pasar tradisional dengan standar modern.

Para pedagang yang saat ini berada di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Rumput berharap mendapat kios di Rusunawa itu.

"Kita kan disini sudah dua setengah tahun, ya mudah-mudahan aja nanti bisa jualan dibawah Rusun," ujar Wati pemilik toko emas Sinar Mulia, Sabtu (9/3/2019).

Hal yang sama juga diungkapkan Fida penjual perabot rumah tangga ia berharap seluh pedagang di TPS mendapat prioritas kuos tanpa diundi.

"Pingin banget disana (jualan), dulu kan supaya bisa jualan disini (TPS) pake undian. Semoga besok gk diundi lagi, jadi langsung dapet prioritas," kata Fida.

Pasalnya mereka meyakin nantinya pasar di Rusunawa lebih ramai dibandingkan TPS Pasar Rumput sebab lebih bersih dan modern.

"Soalnya disini gk begitu ramai, kalau disana kan penghuni aja pasti lwbih dari dua ribu orang, belum yang dari luar," kata Fida.

Diketahui Rusunawa Pasar Rumput merupakan salahsatu program Pemerintah dalam menyediakan hunian untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Ibu Kota.

Rusunawa ini memiliki tiga tower dengan masing-masing 25 lantai ini ditargetkan rampung pada pertengahan Maret 2019.

Rusunawa yang dibangun sejak tahun 2016 ini memiliki jumlah hunian sebanyak 1.984 unit dan 1.314 kios.

Rusunawa inipun terbilang strategis karena lokasinya tidak jauh dari terminal Manggarai dan halte Transjakarta. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved