Gempa 2,1 Magnitudo Guncang Pyonggang, Diduga akibat Korut Aktifkan Lagi Situs Nuklir

Gempa di Pyonggang terjadi tak lama setelah pertemuan kedua Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un yang berakhir tanpa kesepakatan.

Infografis: Kompas.com/Laksono Hari W (Diolah dari CNN)
SEJUMLAH Uji coba nuklir Korea Utara. Uji coba bom nuklir terakhir pada September 2017, kekuatannya melebihi bom atom di Hirosima dan Nagasaki, Jepang pada Perang Dunia II. 

Gempa itu terjadi dua hari setelah intelijen Korea Selatan mengklaim, Korut sedang membangun kembali bagian dari tempat uji coba rudal jarak jauh yang telah dibongkar di Sohae.

GEMPA berkekuatan 2,1 magnitudo di kota tambang Pyonggang, Korea Utara, pada Kamis (7/3/2019) waktu setempat diyakini bukan terjadi secara alami.

Laporan dari Straits Times menyebutkan, gempa di dekat perbatasan Korea Selatan itu dinilai sebagai buatan manusia.

Badan Administrasi Meteorologi Korea (KMA) menyebutkan, gempa di Kota Pyonggang Korut tersebut merupakan hasil dari ledakan.

"Episentrum berada di dekat permukaan tanah," kata seorang pejabat KMA.

Tim Peneliti Sebut Korut Punya Pangkalan Rudal Rahasia, Gedung Putih Tak Komentar

Gempa 2,8 Magnitudo di Korut, Ini Akibat Uji Coba Nuklir Terbesar pada 2017

Gempa itu terjadi dua hari setelah intelijen Korea Selatan mengklaim, Korut sedang membangun kembali bagian dari tempat uji coba rudal jarak jauh yang telah dibongkar di Sohae.

Kepala Intelijen Korsel Suh Hoon memperingatkan, kendaraan kargo nampak terlihat bergerak di sekitar pabrik rudal balistik antarbenua milik Korut.

Gempa di Pyonggang juga tak lama terjadi setelah pertemuan kedua Donald Trump dan Kim Jong Un, yang berakhir tanpa kesepakatan, di Vietnam.

Terowongan Nuklir Korut Runtuh, 200 Tewas, Jepang Terancam Radiasi

Wuiih, Bom Korut 10 Kali Lebih Dahsyat dari Bom Hiroshima!

Menurut keterangan Suh, Korut terus mengoperasikan fasilitas pengayaan uranium di kompleks nuklir utama Yongbyon, bahkan setelah KTT pertama Trump-Kim pada Juni 2018.

Beberapa hari setelah KTT kedua, pekerjaan konstruksi juga terlihat terjadi di Stasiun Peluncuran Satelit Sohae milik Korut.

"Mengingat konstruksi dan aktivitas di area lain dari situs, Sohae tampaknya telah kembali ke status operasional normal," demikian bunyi laporan pengamatan, seperti dilansir Yonhap.

Lokasi uji coba nuklir

Sebelumnya, gempa berkekuatan 2,8 magnitudo juga mengguncang wilayah Korut bagian timur laut, dekat lokasi uji coba nuklir, pada awal Januari 2019.

KMA mencatat, pusat gempa berada di 11 km timur dari lokasi uji coba nuklir Punggye-ri di Kilju, Provinsi Hamgyong Utara.

Lokasi tersebut sebelumnya dipakai sebagai uji coba nuklir Korea Utara yang keenam dan terkuat di bawah tanah pada September 2017. (Veronika Yasinta)

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved