TPA Burangkeng Tak Kunjung Dibuka, Plt Bupati Bekasi Siap Bertemu Warga

Dia siap bertemu warga Desa Burangkeng terkait penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

TPA Burangkeng Tak Kunjung Dibuka, Plt Bupati Bekasi Siap Bertemu Warga
Warta Kota/Muhammad Azzam
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi ditutup warga. 
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, dia siap bertemu warga Desa Burangkeng terkait penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Sudah lima hari, warga melakukan penutupan TPA Burangkeng, sejak Senin (4/3/2019).
"Saya siap bertemu, kita kapan saja siap bertemu dengan mereka (Tim 17)," ujar Eka, dikutip Warta Kota di area Pemkab Bekasi, Jumat (8/3/2019).
Eka mengungkapkan, dirinya telah memerintahkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyelesaikan persoalan TPA Burangkeng.
“TPA sudah terlalu lama ditutup, harus segera dituntas agar tidak berdampak luas."
"Kita sudah kumpulkan beberapa OPD untuk bergerak di sana (TPA Burangkeng)."
"Kita juga sudah komunikasi dengan pak kepala desanya,” jelas Eka kepada Warta Kota.
Untuk tuntutan warga, Eka mengatakan, yang dikutip Warta Kota, pemerintah daerah siap memenuhinya tuntutan warga.
Ia juga meminta dalam menyampaikan tuntutannya warga harus menjalani prosesnya sesuai mekanisme.
“Persoalan TPA Burangkeng sudah kita sikapi. Soal tuntutan kompensasi yang diminta warga, kita akan ikuti aturan."
"Intinya, kita siap memberikan kompensasi asalkan sesuai aturan,” katanya dikutip Warta Kota.
Sebelumnya, Tim 17 atau Tim Penerima dan Penyampaian Aspirasi Warga Desa Burangkeng menolak hadir rapat bersama pada Rabu 6 Maret 2019 lalu.
Ali Gunawan, Ketua Tim 17 mengatakan Pemkab Bekasi sempat mengundang perwakilan warga untuk hadir pada rapat bersama Rabu (6/3/2019).
Namun, pihaknya menolak hadir dikarenakan ada pihak yang seharusnya tidak diundang, justru diundang Pemkab. 
Terlebih undangan rapat tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas bukan Kepala Dinas atau bahkan Bupati Bekasi.
"Mereka kan kontra sama kita, masa kita mau diadu domba."
"Lagi juga surat undangan rapat dikirim oleh Sekeretaris Dinas bukan Kepala Dinas atau bahkan Bupati Bekasi ini tanda mereka enggak serius," katanya.
Direncanakan juga Pemkab Bekasi akan kembali mengundang Tim 17 untuk rapat bersama pada Selasa 12 Maret 2019 nanti.
"Kami siap hadir, kalau Plt Bupati hadir," singkat Ali Ketua Tim 17.
Adapun yang menjadu tuntutan mereka yakni, jaminan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar TPA, uang kompensasi dan perbaikan infrastruktur di sekitar TPA Burangkeng. 
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved