Presiden AS Roma Tuding VAR Rampok Kemenangan Timnya

Porto hanya bisa menang 2-1 lewat gol Tiquinho dan Moussa Marega. Sementara gol Roma dicetak Daniele De Rossi.

Presiden AS Roma Tuding VAR Rampok Kemenangan Timnya
Sky Sport
James Pallotta 

DRAMA Video Assistant Referee (VAR) di pengujung laga membuat AS Roma disingkirkan FC Porto di babak 16 besar Liga Champions 2018-2019.

Roma kalah 1-3 dari Porto di Stadion Do Dragao, Porto, Kamis (7/3/2019).

Laga kedua di babak 16 besar itu mesti dilanjutkan ke babak tambahan. Hingga 90 menit, Porto hanya bisa menang 2-1 lewat gol Tiquinho dan Moussa Marega. Sementara gol Roma dicetak Daniele De Rossi.

Skor itu membuat agregat menjadi 3-3, sehingga laga harus ditambah 30 menit lagi. Drama terjadi pada injury time babak tambahan kedua.

Alex Telles mencetak gol dari titik putih pada menit ke-117, setelah dia dilanggar oleh Alessandro Florenzi.

Berselang satu menit kemudian, giliran striker Roma, Patrick Schick, yang dilanggar oleh Moussa Marega di dalam kotak penalti.

Beto Goncalves Bocorkan Rahasia Persija Jakarta Saat Bentrok Sore Ini

Wasit dari Turki, Cuneyt Cakir, meninjau pelanggaran itu melalui VAR.

Di dalam video, kaki kanan Marega terlihat mengenai Schick dari belakang, tetapi Cakir tidak menganggap itu sebagai pelanggaran, yang membuat Roma berhak dapat tendangan penalti.

Seusai laga, Presiden Roma, James Pallotta, marah besar. Melalui akun Twitter resmi Roma, Pallotta menyebut kemenangan timnya telah dirampok dan dia menyebut teknologi VAR omong kosong.

"Tahun lalu kami meminta VAR di Liga Champions, karena kami mendapatkan kekacauan di semifinal dan pada malam ini mereka menerapkan VAR dan kami tetap dirampok," kata Pallotta, merujuk laga semifinal Liga Champions 2017-2018, saat Roma disingkirkan Liverpool dengan agregat 7-6.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Jumat (8/3/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved