Breaking News:

Pemilu 2019

Politik Uang Prabayar dan Pascabayar Berpotensi Terjadi di Pemilu 2019

Bawaslu menyebut ada dua kategori politik uang yang bisa terjadi jelang hari pemungutan suara pada 17 April 2019.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Masyarakat dari "Bike to Vote" melakukan aksi Gerakan Pemilu Bersih 2014 saat Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/14). Mereka mengajak masyarakat untuk menolak politik uang pada Pemilu 2014. 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut ada dua kategori politik uang yang bisa terjadi jelang hari pemungutan suara pada 17 April 2019.

Yakni, politik uang prabayar dan pascabayar. Dua kategori itu disebut mungkin terjadi ketika memasuki masa tenang.

Masa tenang Pemilu 2019 jatuh tiga hari terakhir jelang pemungutan suara. Pada saat itu, para peserta pemilu diliburkan dari segala aktivitas kampanye.

Prabowo: Mungkin Hidup Saya Lebih Enak Kalau Tidak Jadi Presiden

Sedangkan bagi pemilih, tiga hari tersebut bisa dimanfaatkan mereka untuk menentukan pilihan sekaligus menjernihkan pikiran dari segala hiruk pikuk kampanye beberapa bulan ke belakang.

Namun, bukan berarti masa tenang bersih dari segala aktivitas kotor di baliknya. Apalagi, masyarakat Indonesia familiar dengan istilah serangan fajar, yakni membagi-bagikan uang atau barang dengan tujuan meminta dukungan.

Dua kategori istilah politik uang tadi tidak hanya diaktori oleh peserta pemilu ataupun tim kampanye, melainkan bisa lebih dari itu.

Prabowo: Makanya Pilih Saya Jadi Presiden, Saya akan Buktikan Ada Kebocoran Anggaran

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menjelaskan, sesuai namanya, politik uang prabayar adalah pemberian barang atau uang sebelum para pemilih menyalurkan hak konstitusionalnya ke TPS.

Sedangkan politik uang pascabayar adalah pemberian uang yang sebelumnya telah dijanjikan oleh pihak tertentu.

Caranya, mereka harus menunjukkan bukti foto surat suara yang telah mereka coblos.

Prabowo Ungkap Pernah Jatuh Cinta kepada Perawat dan Bercita-cita Bangun Rumah Sakit

Untuk kondisi kedua, Bawaslu akan memastikan tak satu pun pemilih bisa masuk ke dalam bilik suara dengan membawa alat rekam seperti telepon genggam dan sejenisnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved