Ada Demo Arus Lalu Lintas Jalan Kebon Sirih Arah Senen Macet

Front Pembela Islam (FPI) dan Organisasi Masyarakat (ormas) jawara Betawai mengelar aksi demo di DPRD DKI Jakarta Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Ju

Ada Demo Arus Lalu Lintas Jalan Kebon Sirih Arah Senen Macet
Warta Kota/Joko Supriyanto
Front Pembela Islam (FPI) dan Organisasi Masyarakat (ormas) jawara Betawai mengelar aksi demo di DPRD DKI Jakarta Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (8/3) siang 

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Front Pembela Islam (FPI) dan Organisasi Masyarakat (ormas) jawara Betawai mengelar aksi demo di DPRD DKI Jakarta Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (8/3) siang.

Pantauan Warta Kota imbas dari adanya demo tersebut membuat jalan Kebon Sirih menuju Senen tersendat, para peserta demo yang mengelar aksinya di bahu jalan itu membuat kendaraan yang melintas memperlambat lajunya.

Sementara itu beberapa aparat kepolisian pun juga nampak melakukan penjagaan dibeberapa titik lokasi yang menjadi lokasi demo, tak hanya itu beberapa petugas Satpol PP juga terlihat melakukan pengamanan.

Sedangkan para peserta demo nampak terlihat membawa beberapa spanduk yang bertuliskan Jakarta berkah tanpa bir, dan tulisan lain yang meminta saham bir segera di jual.

"Kalo bir pletok boleh banget, itu bikin anget bukan bir berakohol. Herannya kenapa disini ini, makanya kita pengen tahu haram tetap haram tidak bisa di paksakan apaupun, islam itu gampang haram jangan di jalanin, jangan di jalanin, untuk itu kita ingin menjadikan tanah betawi ini hilangkan narkoba miras jangan sampai menghancurkan anak cucu kita," kata Orator aksi di atas mobil komando, Jumat (8/3/2019).

Sebelumnya Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bakmumin mengatakan aksi ini merupakan dukungan agar janji kampanye Anies pada Pilkada 2017 terwujud.

"Kan ini sesuai janji kampanye Anies dan Anies sudah penuhi itu. Memang MoU perjanjian kami untuk meminta Pemprov DKI mencabut saham yang ada di Delta Bir, kan itu sudah dipenuhi," ujar Novel saat dikonfirmasi, Jumat (8/3/2019).

Ia menilai sejumlah oknum anggota dewan mempersulit langkah Anies untuk melepas saham minuman beralkohol itu.

"Makanya kami demo ke DPRD, bukan Balai Kota ya, karena aspirasi kami sama dengan aspirasi Gubernur," katanya.

Bahkan Novel menilai tak setujunya DPRD soal pencabutan saham itu bisa meracuni moral umat Islam se-Indonesia sebab minuman Bir dikonsumsi oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Oleh sebab itu mereka berani pasang badan untuk membela sang Gubernur sampai seluruh anggota dewan sepaham dengan Anies.

"Ini dari Gubernur sebelumnya sudah ada berpuluh-puluh tahun, nah saat ini kami berbeda, kami semangat jaga moral daripada kehancuran karena minuman keras, nah makanya itu kami perjuangkan," ungkap Novel. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved