Breaking News:

Mantan Komut Pos Indonesia Andi Arief Datangi Dittipid Narkoba Bareskrim Bilang Siap Direhabilitasi

Ia datang pada pukul 15.00 WIB ditemani oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik beserta kuasa hukumnya Dedi Yahya.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Andi Arief datang pada pukul 15.00 WIB itemani oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik beserta kuasa hukumnya, Dedi Yahya. 

Wasekjen DPP Partai Demokrat yang menyatakan  mundur, Andi Arief akhirnya menunjukkan batang hidungnya di Kantor Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur.

Di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief mendapatkan jabatan sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pos Indonesia.

Andi Arief datang pada pukul 15.00 WIB ditemani oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik beserta kuasa hukumnya, Dedi Yahya.

Ia terlihat mengenakan baju kemeja biru.

Andi Arief datang pada pukul 15.00 WIB itemani oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik beserta kuasa hukumnya, Dedi Yahya.
Andi Arief datang pada pukul 15.00 WIB itemani oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik beserta kuasa hukumnya, Dedi Yahya. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Andi Arief terlihat tersenyum kepada awak media yang mengejarnya dari Gedung Dittipid Narkoba menuju BNN yang terletak bersebelahan.

Awak media langsung mengerumuninya untuk diwawancarai.

"Alhamdulillah siap (direhabilitasi)," tutur Andi sambil mengacungkan dua jempolnya di lokasi, Rabu (6/3).

Setelah berjibaku dengan kerumunan wartawan, ia pun langsung memasuki Gedung BNN.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief ditangkap karena kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap oleh aparat kepolisian di sebuah kamar di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019) malam.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal mengungkapkan, polisi sudah melakukan tes urine terhadap Andi Arief. Hasilnya, Andi positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Kami sudah melakukan tes urine, terhadap Saudara AA dan positif mengandung metamphetamine atau jenis narkoba yang biasa disebut sabu," ujar Iqbal dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3/2019) lalu.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved