Bebaskan Free Bagasi hingga 50 Kg, Penumpang Pelni Naik 42 Persen

"Pengguna kapal Pelni naik dari 343.965 pada Januari 2018 menjadi 414.649 pelanggan atau naik 21 persen pada Januari 2019...Simak selanjutnya

Bebaskan Free Bagasi hingga 50 Kg, Penumpang Pelni Naik 42 Persen
Wartakotalive.com/Panji Baskhara Ramadhan
KM Dobonsolo dari Jayapura - Ambon - Serui - Sorong - Ambon - Bau-bau - Makassar - Surabaya - Jakarta, turunkan ratusan penumpang (Pemudik) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/7/2016). 

Laporan Wartawan Wartqkotalive.com, Mohamad Yusuf

PALMERAH, WARTA KOTA -- Pengguna kapal Pelni pada periode Februari 2018-2019 meningkat hingga 42 persen.

Hal tersebut merupakan dampak atas pemberian free bagasi hingga 50 kg tanpa dipungut biaya yang dilakukan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - Pelni.

"Pengguna kapal Pelni naik dari 343.965 pada Januari 2018 menjadi 414.649 pelanggan atau naik 21 persen pada Januari 2019. Sedangkan pada Februari 2018-2019 naik dari 171.243 menjadi 243.445 pelanggan atau naik 42 persen. Total dari Januari - Februari 2019 naik dari 515.208 menjadi 658.094 pelanggan, atau naik rata-rata 28 persen," kata Yahya Kuncoro, Plh. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), dalam siaran pers Rabu (6/3/2019).

Yahya memprediksi kenaikan jumlah pelanggan akan terus tumbuh. Seiring peningkatan pelayanan yang semakin membaik di cabang dan di kapal.

Kemudahan memperoleh tiket yang bisa diakses dengan ponsel, cara pembayaran dengan kartu debet, dan kebijakan free bagasi hingga 50 kg untuk setiap penumpang di semua rute, telah memberikan kontribusi dalam meningkatnya pengguna jasa kapal Pelni.

"Keberhasilan meningkatkan kinerja pelayanan, merupakan kerja bersama seluruh karyawan. Manajemen, menyampaikan rasa syukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan Pelni baik di kapal, di cabang dan di pusat. Kepada Nakhoda, ABK, kepala cabang dan seluruh karyawan kami menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya sehingga dalam bulan Januari-Februari kinerja angkutan naik rata-rata 28 persen," kata Yahya.

Dari data penjualan, lanjutnya, kenaikan pelanggan terjadi pada rute Jakarta-Belawan, Jakarta-Makasar, Surabaya-Makasar, dan Jakarta-Ambon untuk rute jarak jauh.

Sedangkan pada rute jarak pendek, terjadi kenaikan pada ruas Makasar-Baubau, Makasar-Ambon, Batam-Belawan dan Ambon-Bandaneira.

"Meningkatnya pelanggan Pelni dalam dua bulan terakhir menunjukkan, BUMN transportasi laut dengan trayek Nusantara ini masih dibutuhkan masyarakat. Serta menjadi alternatif transportasi, meskipun sudah ada akses via udara. Pelni masih dibutuhkan dan menjadi alternatif transportasi antar pulau bagi masyarakat Indonesia sebagai negara kepulauan," kata Yahya.

Untuk melayani penumpang secara reguler dengan jadwal tetap, Pelni saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang.

Dengan trayek menjelajah seluruh nusantara terdiri dari tipe 3000 pax 1 unit, tipe 2000 pax 11 unit di mana 2 unit di antaranya dapat mengangkut orang, kendaraan, dan kontianer.

Kemudian tipe 1000 pax 9 unit, tipe 500 pax 3 unit dan 2 unit tipe Roro serta 46 kapal perintis.

"Selain itu Pelni juga mengoperasikan kapal Tol Laut, kapal ternak, dan kapal barang komersial ke berbagai rute. Kapal perintis untuk menghubungkan daerah maju ke daerah terpencil, tertinggal, terdepan dan perbatasan (T3P)," jelas Yahya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved