Andi Arief Ngegas Terhadap Mahfud MD di Twitter Seraya Menyebut Sebagai Kicauan Terakhir

Pak Prof @mohmahfudmd, anda jangan berspekulasi dan sok tahu soal kejadian yg sedang saya alami.Saya bisa tuntut anda dalam jalur hukum

Andi Arief Ngegas Terhadap Mahfud MD di Twitter Seraya Menyebut Sebagai Kicauan Terakhir
tribunnews.com
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief dan Prof Mohammad Mahfud MD. 

Ternyata hanya berlangsung semalam Andi Arief mengakui bersalah dan minta maaf.

Pagi ini mantan Wakil Sekjen Partai Demokrat itu kembali bekicau kencang, bahkan nggegas.

Andi Arief: Mohon Maaf Saya Telah Membuat Marah dan Kecewa, Doakan Saya

Mahfud MD Minta Polisi Profesional Tangani Kasus Andi Arief, Jangan Ada Pertimbangan Politik

Terutama saat mengomentari mantan Ketua MK Mahfud MD.

Pak Prof @mohmahfudmd, anda jangan berspekulasi dan sok tahu soal kejadian yg sedang saya alami.Saya bisa tuntut anda dalam jalur hukum dan meminta lembaga yang memberi anda gelar profesor mencabut gelar itu karena sok tahu dan sok bener.

Andi Arief menambahkan bahwa ia belum diadili dan mempertanyakan kesimpulan pakar hukum tata negara tersebut. 

Serahkan dan percayakan pada Polri yang sedang sedang menangani yang saya alami. Saya ini belum diadili dan belum ada putusan hukum soal saya, bagaimana gelar Profesor bisa menyimpulkan secara sembarangan Pak Prof

Adapun komentar Mahfud MD soal Andi Arief yang disingkatnya AA sebenarnya lebih banyak menjawab pertanyaan followernya.

Sejak sy bilang, berita 7 kontainer surat suara itu hoax AA tiap hr nyerang sy dgn hal2 yg melawan akal sehat. Maka sy tak nanggapi lg AA tp sy menjawab dgn pesan kpd anak2 milenial agar tak main2 narkoba krn narkoba itu merusak akal. Tuips, tolong recall & repost cuitan sy itu.

Lalu Andi Arief menyebut twitnya sebagai yang terakhir. Ia merasa tak tahan dengan spekulasi Mahfud MD sehingga terpaksa kembali berkicau.

Ini tuit terakhir saya sama.saya menjalani semua yg diproses Polri. Saya terpaksa mentuit karena saya ingin Prof @mohmahfudmd berhenti berspekulasi dan membuat pengadilan sendiri.

Seperti diketahui, setelah diperbolehkan pulang, Andi Arief ngetwit lagi.

Namun kali ini berisi permintaan maafnya atas kejadian yang menimpa dirinya dalam tiga hari terakhir.

Begini cuitan Andi Arief melalui akun twitter miliknya  @AndiArief__ Selasa (5/3/2019) malam.

Tak Ingin berakhir di sini. Kesalahan bisa saja membenamkan, namun upaya menjadi titik awal pencarian jalan hidup dengan kualitas berbeda jika benar-benar tak putus asa. Mohon maaf, saya telah membuat marah dan kecewa. Doakan saya bisa memperbaiki salah menuju benar.

Penulis: Wito Karyono
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved