Breaking News:

Warga Kepulauan Seribu Pakai BPJS Banyak Ditolak Rumah Sakit Daerah

Atas dasar tersebut, pasien seringkali dirujuk pihak rumah sakit ke rumah sakit lainnya dengan alasan keterbatasan alat medis, obat dan kamar rawat.

Warta Kota/henry lopulalan
Ilustrasi - Gubenur DKI Jakarta dan Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) di tengah pembangunan yang madsi berlansung di RS Koja, Koja, Jakarta Utara, Rabu(3/9/2014). 

Beragam bentuk penolakan disebutkannya dengan beragam alasan, antara lain penyakit yang tidak dapat dibiayai BPJS, kerusakan peralatan operasi ataupun biaya CT scan yang diketahui tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Atas dasar tersebut, pasien katanya seringkali dirujuk pihak rumah sakit ke rumah sakit lainnya dengan alasan keterbatasan alat medis, obat dan kamar rawat.

"Pasien BPJS yang masuk golongan ekonomi miskin terkadang juga harus membiayai penggunaan mobil ambulan sendiri, karena ambulan yang dimiliki RS selalu tidak tersedia saat pasien BPJS membutuhkan," ungkapnya.

"Hendaknya pemerintah juga memberikan fasilitas obat yang lebih baik kepada pasien BPJS. Artinya kualitas obat paling tidak di atas generik agar khasiatnya juga lebih ampuh mengobati penyakit mereka," tambahnya.

Kondisi tersebut dinilainya menjadi bukti buruknya pelayanan BPJS terhadap pasien.

"Untuk apa program BPJS yang di canangkan pemerintah, kalau manfaatnya tidak bisa di rasakan oleh masyarakat miskin. Toh jumlah masyarakat miskin di Indonesia adalah mayoritas," tegasnya.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved