VIDEO: Penyergapan Bandar Narkoba Jaringan Malaysia oleh BNN

Mereka diketahui merupakan sindikat pengedar sabu jaringan Benu, Malaysia.

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang dikemas dalam 30 bungkus kemasan teh cina.

Sebanyak 4 orang pelaku yang berperan sebagai pengendali, kurir dan penjemput sabu, berhasil dibekuk petugas dari Jalan Raya Siantar, Kelurahan Pagar Jati, Lubuk Pakam, Sumut Kamis (28/2/2019).

Mereka diketahui merupakan sindikat pengedar sabu jaringan Benu, Malaysia.

Keempatnya adalah Dedi Iskandar (kurir), Surya Dharma (kurir), Ibnu Hajar al Benu (penjemput sabu dari Malaysia) dan Rahmadsyah (pengendali jaringan).

Sabu yang dikemas dalam 30 bungkus kemasan teh cina tersebut dipastikan berasal dari Malaysia. Total sabu dari 30 kemasan itu sebanyak sekitar 30 kg.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, mengatakan motif pelaku mengemas sabu dalam bungkus kemasan teh cina, adalah upaya jaringan sindikat narkoba ini untuk mengelabui petugas.

Namun upaya itu berhasil digagalkan petugas.

"Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di wilayah Batubara, Sumatera utara akan ada pengiriman sabu dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut," kata Arman, Minggu (3/3/2019).

Selanjutnya, kata Arman, berbekal informasi tersebut, tim gabungan melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan informasi bahwa pengiriman sabu dari Malaysia dengan menggunakan jalur laut tersebut, akan memanfaatkan kapal tekong atau kapal nelayan untuk membawa sabu.

"Kapal nelayan dijemput langsung dari daerah Port Klang, Malaysia, oleh seseorang bernama Ibnu al Benu. Setelah memasuki wilayah perairan Indonesia, kapal tekong akan bersandar di wilayah pantai Labu, Batubara, Sumut," papar Arman.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved