Sandy Tumiwa Ditangkap

Sandy Tumiwa Mengajukan Penangguhan Penahanan Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka

Sandy Tumiwa mengajukan penangguhan penahanan setelah ditetapkan menjadi tersangka. Rencananya, penangguhan akan dilayangkan Senin (4/3/2019).

Sandy Tumiwa Mengajukan Penangguhan Penahanan Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka
Warta Kota/Adhy Kelana
Sandy Tumiwa dan rekannya (berbaju tahanan) digelandang petugas saat hendak menggelar barang bukti di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3). 

Sandy Tumiwa akan mengajukan permohonan assessment supaya bisa mendapatkan rekomendasi menjalani rehabilitasi.

"Kami minta penangguhan, sekaligus dilakukan rehabilitasi. Kalau penangguhan kami tidak ditangguhkan, berarti kami minta assessment untuk rehabilitasi," kata Krisna Murti, pengacara Sandy Tumiwa, saat dihubungi Minggu (3/3/2019).

Upaya tersebut dilakukan atas permintaan Sandy Tumiwa.

Bila assessment disetujui penyidik kepolisian, lanjut Krisna Murti, akan dilakukan tahapan-tahapan selanjutnya, Senin (4/3/2019).

Aktor Sandy Tumiwa ditangkap dan diamankan di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019) karena mengkonsumsi sabu bersama rekannya.
Aktor Sandy Tumiwa ditangkap dan diamankan di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019) karena mengkonsumsi sabu bersama rekannya. (Warta Kota/Adhy Kelana)

"Senin kami akan jalani tahapannya," kata Krisna Murti.

Sandy Tumiwa ditangkap polisi sedang bersama Mikhael Angelio, manajernya, di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2019) pukul 02.30 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti sisa sabu seberat 0,24 gram.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap IF dan RM, dua orang yang diduga menyuplai narkoba yang dikonsumsi Sandy Tumiwa.

Tessa Kaunang dan mantan suaminya, Sandy Tumiwa, usai mengikuti perdamaian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018).
Tessa Kaunang dan mantan suaminya, Sandy Tumiwa, usai mengikuti perdamaian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sandy Tumiwa memesan sabu seharga Rp 800.000 per setengah gram setiap dua hari sekali untuk dikonsumsi.

Ia mengonsumsi sabu selama satu tahun terakhir ini karena awalnya diajak temannya.

Saat ini Sandy Tumiwa ditahan di Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat.

Atas perbuatannya, Sandy Tumiwa dkk dijerat polisi dengan Pasal 112 Ayat 1 jo Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jika terbukti mengonsumsi narkotika, Sandy Tumiwa diancam hukuman minimal 4 tahun penjara.

Penulis:
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved