Liga Inggris

Fulham Hanya Punya 10 Laga Tersisa untuk Bertahan di Liga Inggris

Pasukan Cottagers terus terungkur di zona merah, menempati peringkat ke-19 dengan mengemas 17 poin dari 27 laga yang sudah dimainkan.

Fulham Hanya Punya 10 Laga Tersisa untuk Bertahan di Liga Inggris
Sport
Fulham Vs Brighton & Hove Albion 

FULHAM tertinggal sepuluh poin di bawah tim zona aman Liga Inggris. Pasukan Cottagers punya sepuluh laga tersisa untuk menentukan nasib mereka di akhir musim.

Fulham menghadapi periode kritikal. Tim promosi Liga Inggris itu baru saja kehilangan pelatihnya, Claudio Ranieri, yang dipecat Kamis lalu, walaupun baru 106 hari menangani Fulham.

Pelatih asal Italia yang sukses mengantar Leicester City menjadi juara Liga Inggris pada musim 2015/16 itu, dipecat lantaran tak berhasil mengangkat performa Fulham.

Pasukan Cottagers terus terungkur di zona merah, menempati peringkat ke-19 dengan mengemas 17 poin dari 27 laga yang sudah dimainkan.

Scott Parker, pelatih tim inti yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas menghadapi tantangan rumit.

Mantan pemain gelandang internasional Inggris yang gantung sepatu saat berseragam Fulham pada akhir musim 2016/17 itu akan memimpin skuad berseragam putih-putih itu ketika menjamu Chelsea, Minggu malam ini.

"Sebagai orang muda (usia 38 tahun) pada posisi ini, saya merasa sangat bersyukur. Tapi, terus terang, perasaan saya campur aduk dalam 24 jam terakhir ini, mengingat posisi kami di liga, pemecatan Claudio, dan laga berikutnya," ujar Parker, seperti dikutip BBC.

Link Streaming dan Jadwal Final Jerman Terbuka 2019: Indonesia Loloskan Hafiz/Gloria ke Final

Parker yang pernah bermain untuk Chelsea, Newcastle United, West Ham United, dan Tottenham Hotspur itu menyadari, tugas yang diberikan kepadanya saat ini cuma bersifat sementara.

Akan tetapi, di sisi lain itu juga menjadi semacam audisi yang sangat berguna bagi kariernya sebagai pelatih.

"Pada aspek personal, ini merupakan sesuatu yang sudah saya mulai kerjakan selama tujuh tahun lalu saat masih menjadi pemain. Saya selalu punya ambisi menjadi pelatih. Saya tak punya banyak teman, tapi sejak kemarin telepon saya tak berhenti berbunyi. Saya bahkan mendapat pesan dari Sir Alex Ferguson, dia memberi saran panjang lebar tentang pandangannya terhadap berbagai hal, sangat menginspirasi saya," ujar Parker.

Tugas pertama Parker sebagai pelaksana tugas pelatih tidaklah mudah, karena Fulham akan menghadapi laga dan lawan yang sulit, Chelsea. Namun, Parker sudah menetapkan fokus.

"Menilik dari situasi kami, itu akan menjadi laga yang sulit, tapi juga menjadi kesempatan untuk menguji kekuatan kami menghadapi tim besar. Kami perlu menciptakan keseimbangan kembali. Kami harus menyadari pentingnya tim ini, klub ini, dan bagi fan. Kami harus menjadi tim yang tidak mudah dikalahkan. Jika kami bisa menaikkan performa dan tampil baik, hasil positif akan mengikuti," ujarnya.

Fulham menderita kekalahan dalam empat laga terakhir. Rekor laga kandang mereka saat menghadapi tim-tim besar pun tak bagus, kalah dari Manchester United dan Tottenham Hotspur dalam tiga laga terakhir di Craven Cottage.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Minggu (3/3/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved