Claudio Ranieri Catat Rekor Terburuk Dalam Karir di Fulham

Selama tiga bulan menangani pasukan Cottagers, Ranieri memimpin 16 laga, dan hanya mencatat tiga kali kemenangan.

Claudio Ranieri Catat Rekor Terburuk Dalam Karir di Fulham
Dailymail
Claudio Ranieri 

CLAUDIO Ranieri dipecat dari posisinya sebagai pelatih Fulham hanya 106 hari setelah ditunjuk menggantikan Slavisa Jokanovic pada 14 November 2018.

Selama tiga bulan menangani pasukan Cottagers, Ranieri memimpin 16 laga, dan hanya mencatat tiga kali kemenangan.

Di bawah asuhan pelatih asal Italia itu, skuad berseragam putih-putih itu mengalami sepuluh kekalahan.

Padahal ketika para petinggi Fulham menunjuk Ranieri sebagai pelatih, mereka berharap dia bisa mengulangi apa yang dilakukannya bersama Leicester City pada musim 2015/16 lalu, menjuarai Liga Inggris.

Namun, harapan tak sesuai kenyataan. Posisi Fulham pada klasemen Liga Inggris tak membaik, dari juru kunci pada November lalu, menjadi dua terbawah pada akhir Februari ini.

Pasukan Cottagers cuma berhasil meraih 12 poin dari 16 laga yang dimainkan hingga pekan ke-28.

Link Streaming dan Jadwal Final Jerman Terbuka 2019: Indonesia Loloskan Hafiz/Gloria ke Final

Prosentase kemenangan Ranieri bersama Fulham, cuma 17,65 persen. Itu rekor terburuk yang pernah dibuat pelatih yang telah mengasuh 16 tim sepak bola itu.

Meskipun belum seburuk yang dialami Ranieri ketika menjadi pelatih Timnas Turki, tanpa kemenangan dalam empat laga alias 0 persen.

Pelatih berusia 67 tahun itu mengungapkan penyesalan lantaran gagal membenahi performa Fulham dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan menyusul pemecatannya, Jumat lalu.

"Saya tentu saja kecewa dengan hasil yang diperoleh tim akhir-akhir ini, dan juga karena kami tak berhasil membangun awal yang baik sejak penunjukkan saya. Meski begitu, saya tetap berterima kasih kepada klub, para pemain, dan fan atas dukungan yang diberikan selama saya bersama klub ini," ujar Ranieri, seperti dikutip Football London.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Minggu (3/3/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved