Breaking News:

MRT Ditargetkan akan Dibuka Tanggal 12 Maret 2019 dan Tidak akan Kembali Meleset

Selain itu, ujicoba sistem, rangkaian kereta serta kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) telah memenuhi ketentuan dan tersertifikasi.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi. Uji coba Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat. 

Operasional Kereta cepat Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu Fase 1 dipastikan Direktur Utama PT MRT, Jakarta William P Sabandar tidak akan meleset dari jadwal yang ditentukan.

MRT ditargetkan akan dibuka pada tanggal 12 Maret 2019 mendatang.

Keyakinannya merujuk kesiapan infrastruktur sekaligus hasil uji coba yang dilakukan pihaknya sejak awal bulan Januari 2019 lalu.

Selain itu, ujicoba sistem, rangkaian kereta serta kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) telah memenuhi ketentuan dan tersertifikasi.

Kepercayaan masyarakat atas MRT disebutkannya adalah hal utama. Oleh karena itu, seluruh petugas kereta, antara lain sebanyak 17 instruktur masinis, 54 masinis, dan 12 pengendali Operation Control Center (OCC) MRT telah mendapatkan pelatihan di Malaysia dna Jepang.

"Progres pembangunan MRT fase I Utara-Selatan dari Lebak Bulus- Bundaran HI telah mencapai 99,06 persen, secara teknis MRT sudah bisa beroperasi," ungkapnya.

Uji coba publik diungkapkannya akan dilakukan selama dua pekan, yakni mulai dari tanggal 12 Maret hingga 24 Maret 2019. Terkait hal tersebut, dirinya mengajak masyarakat untuk ikut menilai layanan MRT, mulai dari fasilitas hingga faktor kenyamanan.

Hanya saja, lantaran terbatasnya kursi, pihaknya membatasi jumlah warga yang ikut serta, yakni sebanyak 4.000 per hari.

Dirinya berharap agar masyarakat dapat segera mendaftarkan diri lewat website resmi MRT, yakni www.jakartamrt.co.id/ayocobamrtj.

"Ujicoba MRT untuk umum dimulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Masyarakat yang mau ikut bisa mendaftarkan diri lewat website kita," ungkapnya.

Lebih lanjut, dipaparkannya, selama masa ujicoba publik, pihaknya bakal mengoperasikan sebanyak tujuh rangkaian kereta dan satu kereta cadangan.

Sehingga, jumlah perjalanan disebutkannya ada sebanyak 98 perjalanan per hari.

Bagi masyarakat yang hendak menggunakan jasa MRT, dirinya mengimbau agar menitipkan kendaraan di sejumlah lokasi parkir yang telah disediakan, di antaranya area depo Lebak Bulus dan stasiun Fatmawati.

Selanjutnya, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan dengan layanan integrasi bus Transjakarta atau angkutan online yang sudah disiapkan untuk menuju Stasiun MRT.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved