Lasmi Ajak Pelapor Kasus Match Fixing Lain Minta Perlindungan Saksi

Lasmi merupakan pelapor kasus pengaturan skor bola yang kini diselidiki Satgas Antimafia Bola dan telah menyeret 16 tersangka

Editor: Ahmad Sabran
kompas.com
Eks Manager Persibara Banjarnegara Lasmi Indriyani dan Kuasa Hukumnya Boyamin Saiman saat mendatangi LPSK, Jumat (1/3/2019)(KOMPAS.com/Ryana Aryadita) 

Pelapor kasus pengaturan skor Lasmi Indaryani yang juga mantan Manajer Persibara Banjarnegara mengajak para pelapor kasus serupa lainnya untuk meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK).

Hal ini lantaran Lasmi mendapatkan intimidasi dan teror setelah melaporkan kasus pengaturan skor.

"Iya, tadi juga dari LPSK menawari saya mengajak para pelapor korban untuk datang ke LPSK. Mereka akan support," kata Lasmi di gedung LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (1/3/2019).

Ia berencana mengabarkan hal tersebut melalui kontak WhatsApp rekan-rekannya.

"Yang penting teman-teman sudah tahu dari saya bahwa LSPK welcome terhadap kami, para pelapor. Saya yakin mereka akan ikut meminta perlindungan LPSK," ujarnya. Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, pihaknya sudah lama ingin memberikan perlindungan kepada para pelapor kasus pengaturan skor.

Namun, baru Lasmi yang mengajukan permohonan perlindungan.

"Sebenarnya agak lama kami siap memberikan perlindungan bagi saksi-saksi pengaturan skor yang memang bersedia memberi kesaksian dan merasa terancam. Pada waktu itu. kami belum bisa hubungi saksi. Kebetulan sudah ada satu yang datang, ya akan kami proses sesuai prosedur," kata Hasto.

Lasmi merupakan pelapor kasus pengaturan skor bola yang kini diselidiki Satgas Antimafia Bola dan telah menyeret 16 tersangka, mulai dari para pejabat dan petinggi di PSSI, wasit dan perangkat pertandingan, serta pihak terkait lainnya.

VIDEO: Mantan Manajer Persibara Minta Perlindungan Karena Ungkap Pengaturan Skor

VIDEO: Big Bad Wolf 2019 Sediakan 5,5 Juta Buku

VIDEO: Timnas Juara, Bripda Sani Rizki Fauzi Naik Pangkat

Pada acara Mata Najwa, Lasmi Indriyani sempat menyampaikan bahwa ia dimintai uang Rp 500 juta oleh Johar Lin Eng (anggota Komisi Eksekutif atau Exco PSSI) jika ingin menjadi tuan rumah babak penyisihan grup Liga 3 2018.

Bahkan, dia juga mengaku sudah menghabiskan uang Rp 1,3 miliar untuk diberikan kepada Johar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Eks Manajer Persibara Ajak Pelapor Pengaturan Skor Minta Perlindungan ke LPSK", Penulis : Ryana Aryadita Umasugi
Editor : Kurnia Sari Aziza

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved