Tahun Politik Berdampak Ruang Perkantoran dan Pusat Belanja Kosong

Pada tahun politik 2019 sepertinya memberikan dampak terhadap tingkat hunian perkantoran dan pusat belanja.

Kondisi kawasan perkantoran di Kuningan yang masuk ke kawasan bisnis Segitiga Emas (Sudirman-Thamrin-Kuningan) di Jakarta terus dipenuhi gedung-gedung baru, Selasa (29/1/2013). Pasar perkantoran di Jakarta tahun 2014, diprediksi mengalami perlambatan pertumbuhan akibat kontraksi permintaan. (KOMPAS/IWAN SETIYAWAN) 

Pada tahun politik 2019 sepertinya memberikan dampak terhadap tingkat hunian perkantoran dan pusat belanja.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Tahun politik 2019 bakal menjadi puncak tingkat kekosongan ruang perkantoran di CBD Jakarta.

Banyak ruang perkantoran kosong ini bakal mencapai 25 persen atau seluas 1,732 juta meter persegi dari total luas kantor 6,925 juta meter persegi.

Terdapat penambahan suplai kantor baru hingga akhir 2019 seluas 625.000 meter persegi.

Sementara tingkat kekosongan ruang kantor pada 2018 masih 24 persen atau 1,512 juta meter persegi dari total luas kantor 6,3 juta meter persegi.

Perkantoran kosong ini, menurut Head of Research and Consultancy Savills Indonesia, Anton Sitorus, berada di kawasan segitiga emas, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan HR Rasuna Said, dan Jalan Gatot Subroto.

"Misalnya di Gedung BEJ, Bapindo Tower, Sampoerna Strategic Square, Menara Kadin, dan Menara Mulia," kata Anton kepada Kompas.com, Kamis (28/2/2019).

Karut-marut Sepakbola Indonesia, Maukah Sponsor Masuk di Sepakbola

Savills Indonesia memperkirakan hingga akhir 2021 terdapat sekitar 1,3 juta meter persegi ruang kantor baru yang akan meramaikan kawasan CBD Jakarta.

Secara rinci, tahun ini pasokan baru mencapai 625.000 meter persegi, tahun 2020 sekitar 300.000 meter persegi, dan tahun 2021 hampir 450.000 meter persegi.

"Perkiraan kami perkantoran masih akan dibanjiri pasokan baru, tapi lihat tren permintaannya diharapkan tahun depan permintaan dan pasokan mulai akan seimbang," kata Anton.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved