Pengaturan Skor

Ini Alasan Polisi Tidak Menahan Joko Driyono Setelah Diperiksa untuk Ketiga Kalinya

Alasan utama penyidik belum atau tidak menahan Jokdri karena ancaman hukuman kepada Jokdri tidak sampai 5 tahun penjara.

Ini Alasan Polisi Tidak Menahan Joko Driyono Setelah Diperiksa untuk Ketiga Kalinya
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono setelah diperiksa selama sekitar 22 jam oleh penyidik Satgas Antimafia Bola, dalam pemeriksaan lanjutan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor, Jumat (22/2/2019) pagi. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU ---  Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono tidak ditahan penyisik Satgas Antimafia Bola setelah menjalani tiga kali pemeriksaan.

Joko Driyono alias Jokdri merupakan tersangka kasus pencurian dan perusakan barang bukti di Kantor Komisi Disiplin PSSI, Jalan Taman Rasuna Timur, Menteng Atas, Jakarta Selatan, Jumat (1/1/2019), terkait perkara pengaturan skor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, salah satu alasan polisi tidak menahan Joko Driyono  karena ancaman hukuman kepadanyatidak sampai 5 tahun penjara.

"Karena ancaman hukumannya hanya 2 tahun penjara, jadi belum ada penahahan," kata Argo, Kamis (28/2/2019).

Selain itu, kata dia, Jokdri juga dianggap kooperatif dan tidak akan melarikan diri. "Semua menjadi pertimbangan penyidik sehingga tidak dilakukan penahanan," katanya.

Dalam kasus ini Jokdri dijerat tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan/atau memasuki dengan cara membongkar, merusak atau menghancurkan barang bukti yang telah dipasang garis polisi oleh penguasa umum.

Hal itu dimuat dalam Pasal 363 KUHP dan/atau pasal 265 KUHP dan/atau pasal 233 KUHP.

Polda Metro Persilakan Pelapor Kasus Pengaturan Skor Bola Minta Perlindungan LPSK

Seperti diketahui Jokdri menjalani pemeriksan lanjutan atau pemeriksaan ketiga sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola, di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (27/2/2019).

Pemeriksaan ketiga ini berjalan lebih singkat sekitar 4 jam ketimbang pemeriksaan sebelumnya.

 Jokdri diperiksa di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, mulai pukul 10.00 WIB dan keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 14.00 WIB.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved