DPRD DKI Pertanyakan Perawatan JPO Instagramable Anies

Sekertaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Padapotan Sinaga mengacungi jempol atas upaya revitalisasi JPO lawas

DPRD DKI Pertanyakan Perawatan JPO Instagramable Anies
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, didampingi Sekda DKI Saefullah dan jajaran kepala Dinas, memencet tombol sebagai tanda meresmikan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Halte Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). Tiga JPO yang diresmikan Anies, yakni JPO Polda Metro Jaya, JPO GBK dan JPO Bundaran Senayan. Selain untuk berfoto, JPO tersebut sudah bisa dilintasi warga. 

GAMBIR, WARTA KOTA -- Sekertaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Padapotan Sinaga mengacungi jempol atas upaya revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) lawas yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Namun dirinya mempertanyakan anggaran perawatan JPO lantaran belum diserahterimakan oleh pihak swasta.

Hal tersebut disampaikannya lantaran ketiga JPO tersebut, antara lain JPO Polda Metro Jaya dan JPO Bundaran, Jalan Sudirman Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu dibiayai oleh pihak swasta lewat kelebihan Koefisien Luas Bangunan (KLB).

Sehingga, aset yang terbangun merupakan milik swasta selama belum diserahterimakan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Pada prinsipnya Komisi D sangat mendukung revitalisasi JPO untuk memudahkan masyarakat menyeberang dengan aman dan nyaman. Terpenting, penggunaan anggaran pembangunan bisa dipertanggungjawabkan, termasuk untuk perawatan dan pemeliharaanya," ungkapnya dihubungi pada Kamis (28/2/2019).

Terkait hal tersebut, dirinya mempertanyakan anggaran KLB yang digunakan dalam revitalisasi ketiga JPO tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, didampingi Sekda DKI Saefullah dan jajaran kepala Dinas, meninjau JPO usai meresmikan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Halte Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). Tiga JPO yang diresmikan Anies, yakni JPO Polda Metro Jaya, JPO GBK dan JPO Bundaran Senayan. Selain untuk berfoto, JPO tersebut sudah bisa dilintasi warga.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, didampingi Sekda DKI Saefullah dan jajaran kepala Dinas, meninjau JPO usai meresmikan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Halte Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). Tiga JPO yang diresmikan Anies, yakni JPO Polda Metro Jaya, JPO GBK dan JPO Bundaran Senayan. Selain untuk berfoto, JPO tersebut sudah bisa dilintasi warga. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Sebab, diketahuinya pembangunan ketiga JPO menggunakan sisa anggaran KLB PT Mitra Panca Persada usai pembangunan Simpang Susun Semanggi pada tahun 2017 lalu.

Dalam pembangunan Simpang Susun Semanggi, PT Mitra Panca Persada memiliki kewajiban KLB sebesar Rp 579 miliar.

Anggaran tersebut masih tersisa dari pembangunan Simpang Susun Semanggi, yakni sebesar Rp 219 miliar, dari total pembangunan Rp 360 miliar.

"Jadi harus jelas dari mana KLB itu, berapa besar jumlahnya, sampaikan ke publik," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved