Pilpres 2019

Kades Kaget Warganya Ditangkap Soal Video Jika Jokowi Terpilih di Pilpres 2019 Tidak Ada Azan

Kepala Desa Wanci Mekar Alih Miharja kaget mendengar kabar dua warganya ditangkap soal kasus dugaan kampanye hitam kepada Calon Presiden Jokowi.

Kades Kaget Warganya Ditangkap Soal Video Jika Jokowi Terpilih di Pilpres 2019 Tidak Ada Azan
tribunjakarta
Emak-emak di Karawang, Jawa Barat, ini mendatangi rumah warga memberikan informasi keliru jika calon tertentu menang pada Pilpres 2019 maka tidak akan ada lagi azan, perkawinan LGBT disahkan, dan tidak ada lagi yang memakai jilbab. Ketiganya kini menjadi tersangka pelanggar UU ITE dan KUHP. 

Kades Alih Miharja Kaget Warganya Ditangkap Soal Video Jika Jokowi Terpilih di Pilpres 2019 Tidak Ada Azan.

KEPALA Desa Wanci Mekar, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang, Alih Miharja mengaku kaget mendengar kabar dua warganya ditangkap soal kasus dugaan kampanye hitam atau ujaran kebencian kepada Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo.

Dua perempuan yang merupakan warganya, yaitu Engkay Sugiyanti dan Ika Peranika. 

Engkay Sugiyanti warga Kampung Bakanmaja, Desa Wanci Mekar.

Sedangkan Ika Peranika, warga Kalioyod RT 02 RW 03.

Sementara Citra Wida bukan warganya, tetapi warga Perumnas Telukjambe, Karawang.

Tiga Emak-emak Ujaran Kebencian ke Jokowi Ditahan di Polres Karawang

Polisi Kebut Kasus 3 Emak-emak Karawang Hina Presiden Jokowi, Diancam Hukuman 10 Tahun

3 Emak-emak Karawang Hina Jokowi, Mahfud MD: Ancaman Hukuman Lebih Berat dari Pelanggaran Kampanye

"Saya merasa kaget ya, selama saya 32 tahun di Desa dan tiga periode menjabat sebagai kepala desa baru kali ini warga saya terkena kasus seperti ini," kata Alih, kepada Warta Kota, pada Rabu (27/2/2019).

Alih mengungkapkan, padahal selama ini pihaknya terus berupaya melakukan sosialiasi dan mengajak warga agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan jangan sampai perbedaan pendapat menimbulkan perpecahan.

"Berita hoaks atau kampanye hitam saya sering sosialisasi kepada warga tiap kali pertemuan maupun pengajian bersama warga," ujar Alih Miharja.

Alih Miharja mengatakan, ia selaku kepala desa harus bersikap netral dan memberikan imbauan ke masyarakat.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved