Dana 200 M Dibagi-bagi buat Perbaikan Jalan dan Jembatan di Wilayah Utara Kabupaten Bekasi

"Saya sampaikan saat ini kita fokus pembangunan infrastruktur. Perhatian lebih bakal kita tingkatkan untuk wilayah utara di Kabupaten Bekasi.

Dana 200 M Dibagi-bagi buat Perbaikan Jalan dan Jembatan di Wilayah Utara Kabupaten Bekasi
Warta Kota
Jalan Raya Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, masih tanah. 

Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah fokus mengembangkan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bekasi.

Wilayah yang menjadi fokus pengembangan infrastruktur yaitu wilayah utara Kabupaten Bekasi, seperti Babelan, Muara Gembong, Tarumajaya dan Cabangbungin.

Semua wilayah itu jauh dari jangkauan pusat pemerintahan di Kabupaten Bekasi.

Warga Babelan Girang saat Mendengar Kabar Jalan Babelan Bakal Diperbaiki Pemkab Bekasi

"Saya sampaikan saat ini kita fokus pembangunan infrastruktur. Perhatian lebih bakal kita tingkatkan untuk wilayah utara di Kabupaten Bekasi. Jalan rusak, jembatan rusak maupun infrastruktur lain akan kita benahi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, saat kunjunga kerja di Desa Buni Bakti, Babelan, Senin (25/2/2019).

Untuk merealisasikan perbaikan jalan dan jembatan di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengalokasikan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 sebesar Rp 200 miliar.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan, perbaikan jalan dan jembatan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Seperti dana Rp 18,8 miliar untuk lima kegiatan di Kecamatan Bebelan, diantaranya perbaikan Jalan Raya Bebelan, Kelurahan Kebalen, jembatan Ayu 1 dan 2 di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, peningkatan struktur jalan di jalan Bojongkaratan Buni Bakti CBL Kecamatan Bebelan/Tarumajaya serta drainase dan trotoar di Jalan Raya Bebelan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan.

"Kemudian kita juga ada kegiatan besar yaitu pembangunan lanjutan jembatan di Pantai Bakti Muaragembong dengan nilai Rp 45 milIar dan jembatan Rengasdengklok Pebayuran sebesar Rp 27 milyar. Sisanya tersebar di sejumlah wilayah," ujar Iman kepada Warta kota, Selasa (26/2).

Saat ini kata Iman, kegiatan tersebut sedang dalam proses lelang konsultan supervisi dan selanjutnya sekitar pertengahan bulan Maret sudah dilakukan lelang.

"Untuk proses lelang konsultan supervisinya sudah dari minggu kemarin. Kalau tidak ada halangan akhir April keluar SPK dan sebelum lebaran susah bisa dikerjakan," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved