Breaking News:

Pembunuhan Bayi

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi oleh Ibu Kandung Peragakan 20 Adegan di Serpong Tangerang Selatan

Dari 20 adegan rekonstruksi, terdapat tiga adegan yang menunjukkan cara LS menghilangkan nyawa anak kandungnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Tersangka melakukan adegan rekonstruksi pembunuhan bayi di Jalan Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (26/2/2019). 

WARTA KOTA, TANGERANG --- Rekonstruksi ibu kandung bunuh bayi dilakukan di Jalan Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (26/2/2019).

Rekonstruksi pembunuhan bayi sebanyak 20 adegan itu digelar oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tangerang Selatan.

Sebelumnya diberitakan, LS (20), asisten rumah tangga (ART) di kompleks perumahan di Pondok Aren, Tangerang Selatan, menghabisi nyawa bayinya tidak lama setelah melahirkan sendirian di kamarnya.

"Proses reka ulang dilaksanakan bersama jaksa penuntut umum bahwa untuk tingkat penuntutan dan pengadilan diperlukan kejadian yang sebenarnya yang dituangkan dalam berita acara dari rekonstruksi," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho.

Pelaku Pembunuhan Bayi di Pademangan Menangis di Saat Jalani Rekonstruksi

Dari 20 adegan rekonstruksi tersebut, terdapat tiga adegan yang menunjukkan cara LS menghilangkan nyawa anak kandungnya.

Pelaku  membekap wajah anaknya hingga meninggal dunia menggunakan tangannya.

Namun, bayi  masih menangis sehingga pelaku membekap sang bayi menggunakan kain.

"Dalam proses rekonstruksi ini ada 20 adegan, penghilangan nyawa ada di adegan 9, 10, 11. Mulai dari membekap, menenangi, dan dibekap dengan kain," katanya.

Diduga Ibu Pelaku Penganiayaan Anak Hingga Tewas Itu Alami Gangguan Jiwa

Perbuatan LS itu dapat diungkap setelah polisi mendapatkan laporan warga pada 18 Februari 2019.

Pasalnya, pekerja rumah tangga lainnya mencium bau busuk dari arah gudang rumah. Kemudian, mereka mencari asal sumber bau tersebut dan menemukan jasad bayi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved