Lagu Agnez Mo Dicekal KPID di Jawa Barat

KPID Jawa Barat menghimbau pembatasan pemutaran dan penayangan lagu 'Overdose' yang dinyanyikan Agnez Mo bersama rapper Chris Brown. Ada apa?

Lagu Agnez Mo Dicekal KPID di Jawa Barat
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Agnez Mo 

Salah satu lagu hits yang dipopulerkan Agnez Mo bersama Chris Brown berjudul Overdose dimasukkan dalam daftar pembatasan pemutaran dan penayangannya di Provinsi Jawa Barat.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat memutuskan membatasi pemutaran lagu Agnez Mo tersebut karena dianggap memiliki segmen dewasa. 

Informasi tersebut disampaikan KPID Jawa Barat melalui surat pemberitahuan bernomor 480/215/IS/KPID-JABAR/II/2019 seperti yang beredar di aplikasi perbincangan WhatsApp, Selasa (26/2/2019).

Lagu Overdose yang dinyanyikan Agnez Mo dan Chris Brown langsung melejit dan menjadi trending topic di media sosial. Lagu ini pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 26 Juli 2018.
Lagu Overdose yang dinyanyikan Agnez Mo dan Chris Brown langsung melejit dan menjadi trending topic di media sosial. Lagu ini pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 26 Juli 2018. (Surya Malang)

Menurut surat edaran yang ditandatangani Ketua KPID Jawa Barat Dedeh Fardiah pada 18 Februari 2018 tersebut, Overdose bersama 16 single hits penyanyi dunia itu dibatasi penayangannya dan hanya dapat disiarkan mulai pukul 22.00 hingga 03.00 WIB. 

"Bahwa lagu-lagu berbahasa Inggris yang berjudul sebagaimana terlampir pada Surat Edaran ini, baik dalam bentuk lagu, video klip, dan atau sejenisnya hanya dapat disiarkan dan atau ditayangkan pada lembaga penyiaran yang ada di wilayah layanan Jawa Barat dalam klasifikasi waktu Dewasa (D): mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB," demikian keterangan tertulis KPID Jawa Barat.

Agnez Mo saat jumpa pers digital platform fesyen 'LYKE', di Lucy In The Sky di kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2017).
Agnez Mo saat jumpa pers digital platform fesyen 'LYKE', di Lucy In The Sky di kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2017). (WARTA KOTA/ARIE PUJO WALUYO)

KPID Jawa Barat mengutip Pasal 9 Ayat (1) dan (2) Peraturan KPI No 02/P/KPI/03/2012 tentang Standar Program Siaran bahwa (1) Program siaran wajib memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan yang dijunjung keberagaman khalayak, baik terkait agama, suku, budaya, usia dan atau latar belakang ekonomi, dan (2) Program siaran wajib berhati-hati agar tidak merugikan dan menimbulkan dampak negatif terhadap norma kesopanan dan kesusilaan yang dianut masyarakat. 

Disertakan pula Pasal 20 Ayat (1) dan (2) Peraturan KPI yang sama bahwa (1) Program siaran dilarang berisi lagu dan atau video klip yang menampilkan judul dan/atau lirik bermuatan seks, cabul dan atau mengesankan aktivitas seks, dan (2) Program siaran yang menampilkan musik dilarang bermuatan adegan dan atau lirik yang dapat dipandang menjadikan perempuan sebagai objek seks.

Agnez Mo dan Chris Brown
Agnez Mo dan Chris Brown (Bangka Pos)

Selain Overdose milik Agnez Mo featuring Chris Brown, KPID Jawa Barat juga membatasi penayangan dan penyiaran klip atau lagu Zayn Malik (Dusk Till Dawn dan Let Me), Camila Cabello feat Pharrel (Sangria Wine), The Killers (Mr Brightside) dan Ariana Grande (Love Me Harder).

Lagu Plot Twist milik Marc E Bassy, Ed Sheeran (Shape of You), Maroon 5 (Makes Me Wonder), dan Bruno Mars (Thats What I Like dan Versace on The Floor), Eamon (Fuck it I Dont Want You Back), Camila Cabello feat Machine (Bad Things) dan 88rising (Midsummer Madness), DJ Khaled feat Rihanna (Wild Thoughts), serta Yellow Claw (Till it Hurts) dan Rita Ora (Your Song), juga dihimbau KPID agar dibatasi pemutarannya di seluruh Jawa Barat.

Penulis:
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved