Kebakaran Kapal di Jakarta

BERITA VIDEO : Aktivitas Pelelangan Ikan di Pelabuhan Muara Baru Tetap Berjalan Normal

Aktivitas pelelangan ikan di Pelabuhan Muara Baru tetap berjalan normal, sementara pembersihan puing sisa kebakaran kapal tetap berlangsung.

Kebakaran hebat yang menimpa puluhan kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Pluit, Jakarta Utara pada Sabtu (23/2/2019) lalu tidak mempengaruhi pasokan ikan DKI Jakarta dan sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni. Menurutnya, walau kebakaran hebat menimpa puluhan kapal nelayan yang memasok ikan ke wilayah Ibu Kota, peristiwa tersebut tidak berpengaruh signifikan.

Pasalnya, pasokan ikan bukan hanya berasal dari dari Pelabuhan Muara Baru, tetapi Pelabuhan Muara Angke.

Pelabuhan Muara Baru Akan Ditata, Maksimal 500 Kapal

Akhirnya Bangkai Kapal Nelayan yang Terbakar di Muara Baru Dievakuasi

Apalagi, selama Pelabuhan Muara Baru ditutup, seluruh kapal bersandar di Pelabuhan Muara Angke guna mendistribusikan hasil tangkapan mereka.

"Ada pengurangan, tapi tidak signifikan. Karena memang pasokan ikan wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya itu didominasi dari Muara Angke," ungkapnya dihubungi pada Senin (25/2/2019).

Oleh karena itu, dirinya menyangkal adanya kenaikan harga ikan laut di pasaran saat ini. "Harga ikan stabil, karena pasokan masih tercukupi, (petugas) sudah cek pasar," imbuhnya.

Sementara itu, terkait proses penyelidikan, khususnya penyebab kebakaran yang diperkirakan merugikan puluhan miliar itu, Darjamuni menegaskan pihak Kepolisian bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan(KKP) Republik Indonesia tengah melakukan pendalaman.

BERITA VIDEO : Kapal-Kapal yang Terbakar di Muara Baru Menyisakan Puing-Puing

Kebakaran Kapal Nelayan di Muara Baru Bikin Dermaga Kosong, Warga: Sepi Pertama Kali sejak 20 Tahun

Berdasarkan data terkini yang diterimanya, tercatat ada sebanyak 34 unit kapal besar berukuran 10 Gross Tonage (GT) hingga lebih dari 30 GT.

Perahu tersebut diketahui milik perusahaan penangkap ikan.

"Total kapal penangkapannya ikan ada 34 unit, tapi (kapal) didominasi ukuran 30 GT ke atas, jadi kewenangan di langsung di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kami sifatnya hanya koordinasi saja," jelasnya.

BERITA VIDEO : Begini Dahsyatnya Kebakaran Kapal di Pelabuhan Muara Baru yang Mirip Pearl Harbor

VIDEO: Sebagian Kapal Nelayan yang Terbakar Sudah Tenggelam

 

"Tapi kita sudah lakukan pertemuan dengan perusahaan, khusus soal nasib ratusan ABK-nya (Anak Buah Kapal). Perusahaan katanya akan memberikannya santunan selama mereka (ABK) belum bisa bekerja," jelasnya. (dwi)

Videografer : Warta Kota/Henry Lopulalan

Penulis: Henry Lopulalan
Editor: Alex Suban
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved