Pilpres 2019

Sekjen PBB Bantah Dibilang Pengkhianat karena Belum Pernah Deklarasi Dukung Prabowo

Afriansyah Ferry Noer menegaskan, partainya tidak pernah mendeklarasikan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

Sekjen PBB Bantah Dibilang Pengkhianat karena Belum Pernah Deklarasi Dukung Prabowo
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra saat menggelar konferensi pers di DPP PBB, Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan. 

PALMERAH, WARTA KOTA -- Sekjen Partai Bulan Bintang ( PBB) Afriansyah Ferry Noer menegaskan, partainya tidak pernah mendeklarasikan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

"Kami belum pernah mendeklarasikan dukung Prabowo. Banyak yang mengatakan kami pengkhianat karena mendukung Pak Jokowi dan kiai Ma'ruf. Lho kapan kami menyatakan mendukung Prabowo," kata Afriansyah dalam acara Orasi Kebangsaan Kader Gus Dur di Rumah Pergerakan Gus Dur di Jakarta, Jumat (22/2/2019) malam, dikutip dari Antara.

Afriansyah mengatakan, yang sebetulnya terjadi adalah PBB memang sempat melakukan penjajakan dengan kubu Prabowo-Sandiaga di awal pilpres.

Namun, setelah melalui kajian panjang, akhirnya PBB memilih mendukung Jokowi-Maruf Amin.

Surat Curhat Buni Yani Dari Penjara Gunung Sindur: Gugat Penjara Ahok di Rutan Mako Brimob

Benarkah Syahrini Rela Pensiun dari Artis demi Reino Barack yang akan Dinikahi di Jepang?

Promo Cashback 60 Persen dari OVO, Ada lebih dari 26 Restoran yang Ikut

Ramalan Zodiak Kesehatan dan Karir Sabtu (23/2): Aries Sensi, Cancer Sibuk, Pisces Lelah

Dia mengatakan, kedua pasangan capres-cawapres adalah pasangan yang baik.

Namun, PBB menekankan telah memilih mendukung pasangan yang terbaik, yaitu Jokowi-Maruf.

Menurut dia, Jokowi adalah sosok pemimpin yang mau mendengar dan menerima saran.

Ramalan Zodiak Sabtu (23/2): Taurus Mudah Terpengaruh, Virgo Lancar, Libra Alami Kerugian

Sebaliknya, Prabowo, menurut dia, sosok yang temperamental.

"Saya sudah beberapa kali ketemu Prabowo. Waktu di forum ijtima ulama itu dia meninju-ninju meja itu betul, seperti yang sudah saya sampaikan di media," katanya.

Dia menegaskan pemimpin yang baik harus tetap menjaga etika meskipun sedang marah, terlebih saat berada bersama para ulama.

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved