Para Remaja Bermasalah Ingin Disalurkan Kerja Tidak Hanya Sebatas Pelatihan

Sebab, salah satu pemicu mereka tidak produktif ataupun turun ke jalan untuk mengamen karena tidak memiliki pekerjaan.

Para Remaja Bermasalah Ingin Disalurkan Kerja Tidak Hanya Sebatas Pelatihan
Warta Kota/Dwi Rizki
Kasudin Sosial Jakarta Timur, Benny Martha menyerahkan satu set peralatan bengkel kepada para peserta pelatihan otomotif di Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur pada Jumat (22/2/2019). 

"Saya rencananya habis ini bakal patungan sama temen buat buka bengkel sendiri."

"Tapi, soal modal itu yang susah. Soalnya untuk belanja barang (sparepart) kan butuh modal, susah kalau punya kemampuan tapi nggak ada modal," jelasnya.

Oleh karena itu, salah satunya jalan untuk membuka usaha diungkapkannya terlebih dahulu harus bekerja.

Upah yang diterimanya kemudian dikumpulkan untuk menjadi modal membuka bengkel sendiri.

"Kalau saya gambarannya begitu, tapi buat kerja itu yang susah," tambahnya.

Menjawab keluhan para peserta, Kasudin Sosial Jakarta Timur, Benny Martha menyenytkan pihaknya akan menggandeng Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta untuk menyalurkan para peserta.

Sehingga, diharapkan mereka dapat diterima dan bekerja.

"Saya akan coba komunikasikan dengan Sudin Tenaga kerja Jakarta Timur, apakah dimungkinkan mereka untuk disalurkan."

"Apakah harus lewati pelatihan dulu di BLK (Balai Latihan Kerja) lagi atau langsung bisa kerja, nanti akan disampaikan ke mereka lewat Kasatpel masing-masing," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, upaya menekan angka kekerasan pada remaja sekaligus mengurangi pengangguran, Dinas Sosial DKI Jakarta menggelar pelatihan bagi anak bermasalah.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved