VIDEO: Rahmat Effendi Tanggapi Kotanya Dibilang Macet oleh Wali Kota Cilegon

"Ini orang baru dilantik, kan mungkin euforia sehingga terpikir di benaknya kalau Bekasi itu macet. Betul memang Bekasi macet,

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi tanggapi santai pernyataan Wali Kota Cilegon yang baru dilantik, Edi Ariadi yang menginginkan Kota Cilegon tak ini seperti Bekasi yang selalu macet.

Rahmat pun membenarkan pernyataan Efi yang bilang Bekasi selalu diselimuti kemacetan.

Namun Rahmat menjelaskan, Kota Bekasi saat ini berdampingan langsung dengan empat proyek strategis nasional yang tentunya berdampak langsung kepada infrastruktur jalan dan arus lalu lintas di Kota Bekasi.

"Ini orang baru dilantik, kan mungkin euforia sehingga terpikir di benaknya kalau Bekasi itu macet. Betul memang Bekasi macet, tapi jangan salah di Kota Bekasi itu ada 4 program strategis nasional," kata Rahmat saat ditemui Kompas.com di Islamic Center, Bekasi Selatan, Kamis (21/2/2019).

Empat proyek strategis nasional yang berada dalam wilayah Kota Bekasi itu yakni, tol Becakayu, pembangunan LRT (Light Rail Transit), tol Jakarta-Cikampek (Japek) II, dan kereta cepat.

Hal itu kata Rahmat, sangat berdampak langsung pada aktifitas perkotaan Bekasi seperti arus lalu lintas yang kerap tersendat, sejumlah jalan arteri menjadi rusak, dan lainnya.

"Elevated tol dari Cikunir, yang macetnya itu di Jalam Tol. Betup wilayahnya ada di Kota Bekasi. Tol Becakayu, itu merusak daerah aliran Sungai Kalimalang," ujar Rahmat.

"Akibat dari macet di tol, membuat kendaraan bertonase besar larinya ke jalan arteri Kota Bekasi merusak jalan sehingga menambah beban dari proses lalu lalang yang ada," sambung Rahmat.

Sebelumnya, Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi yang baru resmi dilantik pada Rabu (20/2/2019) mengatakan, dirinya menginginkan infrastruktur di Kota Cilegon dibangun sebesar mungkin agar tidak macet seperti di Bekasi.

"Kita kan minta flyover, itu kewenangan pusat atau provinsi. Jangan kayak Bekasi kan kasihan macet. Jalan kelurahan itu Cilegon-lah, tapi yang gede-gede ini," kata Edi usai dilantik, Rabu (20/2/2019).

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved