Masih Banyak yang Terobos Jalur Busway, 145 Pengendara Roda Dua Ditilang Polisi

Satgas Sterilisasi Busway Satlantas Jakarta Timur menilang sebanyak 145 pengendara roda dua di Jalan Jatinegara Barat

Warta Kota/Rangga Baskoro
Sejumlah pengendara roda dua di Jalan Jatinegara Barat, tepatnya di dekat Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, menerobos jalur busway langsung ditilang Satgas Sterilisasi Busway Satlantas Jakarta Timur, Kamis (21/2). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

JATINEGARA, WARTA KOTA -- Satgas Sterilisasi Busway Satlantas Jakarta Timur menilang sebanyak 145 pengendara roda dua di Jalan Jatinegara Barat, tepatnya di dekat Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur.

Ratusan kendaraan tersebut terjaring razia akibat menerobos jalur Bus TransJakarta di sepanjang jalan tersebut.

"Sampai dengan siang ini sebanyak 145 pelanggar kami tindak di Jalan Jatinegara Barat," ucap Kanit Tim Penegakan dan Penertiban (Gaktib) Lantas Jakarta Timur Iptu Sigit saat dikonfirmasi, Kamis (21/2).

Tak hanya itu, pengendara yang melawan arus lalu lintas juga dilakukan penindakan di sepanjang Jalan Jatinegara Barat.

"Pelanggaran kasat mata seperti motor melintas di atas trotoar dan melawan arus juga tetap kami lakukan penindakan," ujarnya.

Pantauan di lokasi, puluhan pengendara yang menerobos jalur busway berusaha menghindari razia yang dilakukan oleh petugas kepolisian ini.

Sejumlah pengendara roda dua di Jalan Jatinegara Barat, tepatnya di dekat Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, menerobos jalur busway langsung ditilang Satgas Sterilisasi Busway Satlantas Jakarta Timur, Kamis (21/2).
Sejumlah pengendara roda dua di Jalan Jatinegara Barat, tepatnya di dekat Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, menerobos jalur busway langsung ditilang Satgas Sterilisasi Busway Satlantas Jakarta Timur, Kamis (21/2). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Mereka nekat berputar arah, meski di belakang kendaraan mereka ada mobil maupun bus transjakarta yang hendak melintas.

Beberapa pengendara yang terjaring razia pun sempat ingin menyogok petugas agar mereka tidak dikenakan sanksi tilang.

Namun, petugas tak menggubrisnya dan tetap memberikan sanksi tilang kepada pengendara tersebut.

"Sesuai ketentuan di UU, bagi penerobos jalur busway dikenakan sanksi maksimal Rp 500 ribu," kata Sigit.

Satgas Sterilisasi Busway ini sendiri telah dibentuk sejak 31 Januari 2019 lalu dan hingga saat ini pihak kepolisian mengklaim jumlah pengendara yang menerobos jalur bus transjakarta terus menurun.

"Alhamdulillah sejak tanggal 31 Januari kelihatan pelanggar yang melanggar sangat menurun ya," ucap Sigit. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved