Jalani Pemeriksaan Lanjutan sebagai Tersangka, Joko Driyono Dicecar soal Aliran Dana

Joko Driyono alias Jokdri, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Satgas Antimafia Bola di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (21/2/2019)

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/2/2019). 

SEMANGGI, WARTA KOTA -- Pelaksana Tugas Ketua Umum (Ketum) PSSI Joko Driyono alias Jokdri, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Satgas Antimafia Bola di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (21/2/2019).

Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pencurian dan perusakan barang bukti skandal pengaturan skor bola di Liga Indonesia.

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono menjelaskan dalam pemeriksaan kali ini Jokdri akan diminta menjawab 15 pertanyaan tersisa, yang belum dijawabnya saat diperiksa penyidik pada Senin (18/2/2019) lalu.

Kala itu kata Argo Yuwono dari 32 pertanyaan yang disiapkan penyidik, Jokdri baru menjawab 17 pertanyaan.

Promo BCA 62, Potongan untuk Makanan di Berbagai Merchant KFC, Burger King, Solaria

Tengah Malam Nanti Sudah Bisa Order, Ini Harga Samsung Galaxy S10, S10 Plus, dan S10e di Indonesia

Ini Link Pre-Order Samsung Galaxy S10 Beserta Bonus, Harga, dan Spesifikasinya

Ustadz Abdul Somad Geregetan Jawab Pertanyaan Terkait Pilihan Mana yang Harus Dipilih

"Saat pemeriksaan pertama, belum selesai semuanya pertanyaan dijawab, sehingga diagendakan diperiksa kembali hari ini. Tadi jam 10.00, Pak JD sudah datang dan menjalani pemeriksaan kembali," kata Argo Yuwono yang juga menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/2/2019).

Untuk materi pemeriksaan dalam semua pertanyaan yang diajukan kata Argo Yuwono secara garis besar berkaitan dengan perusakan barang bukti dimana Jokdri menyuruh 3 orang anak buahnya mengamankan laptop dan dokumen lain dari Kantor Komdis PSSI (bekas kantor PT Liga Indonesia) di Jalan Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan yang saat itu masih dipasang garis polisi untuk digeledah Satgas Antimafia Bola.

"Sekarang kita lanjutkan untuk pemeriksaan itu. Selain seputar perusakan barang bukti, juga kemudian ada beberapa aliran dana yang ditanyakan," kata Argo Yuwono.

Aliran dana yang ditanyakan karena terkait dengan Jokdri itu, kata Argo Yuwono, diduga juga memiliki keterkaitan skandal pengaturan skor.

Kemudian tambahnya dari barang sitaan penyidik saat menggeledah Kantor Komdis PSSI dan apartemen Jokdri akan ditanyakan pula kepada Jokdri dalam pemeriksaan kali ini.

"Satu per satu barang bukti yang telah kami sita waktu penggeledahan, akan kita kaitkan sebagai bahan pertanyaan kepada JD," kata Argo Yuwono.

Ini Dia Ramalan Zodiak Kamis (21/2): Aries Lupa Tanggung Jawab, Gemini Lebih Rapi, Leo Gembira

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved