Breaking News:

BERITA FOTO: Wakil Presiden Jusuf Kalla Tinjau MRT, Ini Pesannya kepada Gubernur Anies Baswedan

Anies menilai, visi mendorong masyarakat menggunakan kendaraan umum diperkirakannya baru akan tercapai pada tahun 2030 mendatang.

Penulis: Andy Pribadi | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meninjau transportasi massla Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019). 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla, didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meninjau transportasi massa Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Peninjauan tersebut jelang pengoprasian MRT pada Maret mendatang.

Saat meninjau Wapres Jusuf Kalla berpesan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, integrasi moda transportasi di DKI Jakarta harus nyaman, aman, tepat waktu dan terjangkau secara harga serta secara geografis tanpa kemacetan.

Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat berhenti di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).
Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat berhenti di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Jusuf Kalla, diungkapkan Anies, berharap seluruh moda transportasi nusantara bisa terintegrasi layaknya di DKI Jakarta. 

Namun Anies mengakui, kereta cepat Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) yang hendak dibuka operasionalnya pada Maret 2019 mendatang belum dapat mengubah pola pikir masyarakat terhadap angkutan umum.

Anies menilai, visi mendorong masyarakat menggunakan kendaraan umum diperkirakan baru akan tercapai pada tahun 2030 mendatang. 

Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meninjau transportasi massa Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meninjau transportasi massa Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Sampai saat ini, menurut Anies, jumlah pengguna kendaraan pribadi berbanding jauh dengan pengguna transportasi umum atau sebesar 75 persen berbanding 25 persen.

Karena itu,  walaupun MRT Lebak Bulus-Bundaran HI akan beroperasi, perpindahan pengguna kendaraan pribadi menuju transportasi publik baru akan terjadi pada tahun 2030 mendatang.

Pada waktu itu, jangkauan MRT sudah dibangun sepanjang 200 kilometer di seluruh wilayah Ibu Kota.

Deretan Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).
Deretan Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Lalu ada moda transportasi umum lainnya seperti Light Rail Transit (LRT) ataupun pengembangan Bus Rapid Transit (BRT). Nah, disinilah seluruh moda transportasi di Ibukota sudah diintegrasikan sehingga yang pakai kendaraan umum 75 persen dan 25 persen menggunakan kendaraan pribadi. (*)

Salah satu Ruang Gerbong Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).
Salah satu Ruang Gerbong Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Salah satu Ruang Gerbong Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).
Salah satu Ruang Gerbong Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved