Alasan Lurah Pisangan Baru Ajukan Pembangunan JPO di Perlintasan Sebidang Stasiun Jatinegara

Lurah Pisangan Baru, Tuti Sugihastuti mengatakan pihaknya terus menurus berupaya untuk mengajukan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Alasan Lurah Pisangan Baru Ajukan Pembangunan JPO di Perlintasan Sebidang Stasiun Jatinegara
Warta Kota/Rangga Baskoro
Lurah Pisangan Baru, Tuti Sugihastuti. (Warta Kota/Rangga Baskoro) 

Lurah Pisangan Baru, Tuti Sugihastuti mengatakan pihaknya terus-menurus berupaya untuk mengajukan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Menurut Tuti Sugihastuti pembangunan JPO rencananya dilakukan di area perlintasan sebidang dekat Stasiun Jatinegara.

Bahkan, usulan pembangunan JPO tersebut kerap dibahas dalam Musrenbang tingkat kelurahan sejak tahun 2017 lalu.

Tuti Sugihastuti mengatakan banyak warga yang mengeluhkan tak adanya JPO yang menghubungkan antara Jalan Bekasi Barat menuju Jalan Pisangan Baru Selatan.

Dua Kapolres Minta Nomor Telepon Dokter, PB IDI Kirim Surat kepada Jenderal Atasan Kapolres

Kesulitan Wudhu di Acara Munajat 212? Bisa ke Pintu Barat Daya Monas

Buruan, Mudik Naik Kereta Dapat Diskon hingga Gratis Makan-Minum, Beli Tiketnya di Sini

"Masalah perlintasan sebidang itu hasil rembuk RW di seluruh wilayah, mulai dari RW 1 sampai 15. Jadi terkait ini RW 14, 15, 9, 7 dan 6 itu mengusulkan segera dibuatkan JPO di Pisangan Baru Selatan," ujarnya saat ditemui pada Kamis (21/2/2019).

Namun demikian, jalur tersebut masuk area kewenangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) karena berada di wilayah perlintasan kereta sekitar Stasiun Jatinegara.

Menurut Tuti, pembahasan tersebut saat ini masih dalam proses lelang sejak 2017.

Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai tindaklanjut prosesnya.

Padahal keberadaan JPO dinilainya bisa mengurangi potensi kecelakaan yang baru saja terjadi.

Satgas Urai Kemacetan Dibentuk Demi Mengurai Kemacetan di Ruas Jalan di Jakarta Timur

Hasil Piala Indonesia: Kalahkan Tuan Rumah Sriwijaya FC 2-1, Madura United Melaju ke Babak 8 Besar

Kemendagri Raih Penghargaan Kinerja Terbaik Pengelola Anggaran

"Kita sudah usulkan, tapi lokasi tersebut menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan. Kita sudah koordinasi dengan Kemenhub di thn 2017, menurut Kemenhub itu sedang dalam proses lelang. Tapi sampai saat ini tidak ada action dari Kemenhub. Sementara beberapa minggu lalu sudah ada korban, tertabrak KA," ucapnya.

Ia pun meminta agar Kemenhub dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) responsif menanggapi keluhan masyarakat mengenai pembangunan JPO.

Hal itu agar tak ada lagi korban jiwa akibat menyeberangi perlintasan sebidang.

Sebelumnya, ratusan warga menantang maut seberangi rel yang terletak di dekat Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Tak adanya akses jembatan penyeberangan orang (JPO) menyebabkan mereka terpaksa melintasi perlintasan kereta api.

Area yang dipisahkan rel yakni warga yang berasal dari Jalan Bekasi Barat menuju Jalan Pisangan Baru Selatan atau sebaliknya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved