VIDEO: Kisah Bagas Suratman, Preman yang Kini Sukses Jadi Petani di Tangerang

Ia mengajak anak-anak jalanan dan pengangguran dengan tujuan agar mereka juga merasakan apa yang telah ia dapatkan saat menjadi petani.

Bagas Suratman memiliki kehidupan yang pahit sebelum terjun menjadi petani. Bagas pernah bekerja sebagai porter di bandara dan sempat menjadi preman.

Bahkan, ia mengaku dulu sering mabuk-mabukan dan gemar berjudi.

Dalam acara roadshow Get Inspired BBC Indonesia di Universitas Merdeka Malang, Bagas menceritakan bahwa, ia merantau ke jakarta dan bekerja di banyak tempat, namun tidak pernah berjalan lancar.

"Jadi waktu lulus STM kita merantau ke jakarta, disitu apapun pekerjaan kita jalanan, tapi endingnya gak manis, dipecat mulu," Ujar Bagas, Kamis (14/2/2019).

Saat mencoba menjadi petani, ia sudah menikah dan merasakan hidup mengontrak, kerja pas-pasan dan dari situ ia ingin merubah nasibnya.

Awalnya ia beranggapan petani itu kurang menarik dan kurang menjanjikan.

Namun setelah terjun langsung, Bagas bisa merasakan pendapatan yang lebih dari cukup dan mampu mempekerjakan anak-anak jalanan yang kurang beruntung.

Ia mengajak anak-anak jalanan dan pengangguran dengan tujuan agar mereka juga merasakan apa yang telah ia dapatkan saat menjadi petani.

"Kita akan memperbaiki anak-anak ini, mangkanya saya merangkul agar mereka juga merasakan, ayo kita berkarya, ini kita siapkan marketingnya, cara budidaya, karena petani itu menurut saya gak ada yang pinter dan gak ada yang super juga, yang penting disiplin," lanjut Bagas, Kamis (14/2/2019).(Tribun-video.com/GC)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved