Uji Coba Tanda Tangan Elektronik, Pencetakan Kartu Keluarga di Kecamatan Bekasi Timur Meningkat

Pencetakan Kartu Keluarga (KK) di Kecamatan Bekasi Timur meningkat setiap harinya selama uji coba tanda tangan elektronik atau menggunakan barcode.

Uji Coba Tanda Tangan Elektronik, Pencetakan Kartu Keluarga di Kecamatan Bekasi Timur Meningkat
Warta Kota/Muhammad Azzam
Seorang warga menunjukkan kartu keluarga yang baru dibuatnya di Kecamatan Bekasi Timur saat ujicoba tanda tangan elektronik atau menggunakan barcode, Rabu (20/2). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTA KOTA -- Pencetakan Kartu Keluarga (KK) di Kecamatan Bekasi Timur meningkat setiap harinya selama uji coba tanda tangan elektronik atau menggunakan barcode.

Camat Bekasi Timur, Gutus Hermawan mengatakan sejak dimulainya uji coba penggunaan tanda tangan elektronik pada Kartu Keluarga (KK), Kecamatan langsung menerapakannya.

"Kaitan dengan Kartu Keluarga (KK) gunakan barcode sudah sekarang sudah berjalan di kecamatan dan engga ada masalah. Justru meningkatkan dan memudahkan kami dalam melakukan pelayanan," katanya saat dihubungi Wartakota, Rabu (20/2/2019).

Gutus Hermawan mengungkapkan sejak adanya uji coba pemberlakukan tandatangan elektronik pencetakan atau jumlah KK yang jadi terus meningkat setiap harinya.

"Kalau dilihat dari data, KK yang sudah jadi dengan tandatangan elektronik meningkat. Hari ini saja tadi sampai pukul 14.00 mencapai 83 KK," ucapnya.

Moeldoko Tegaskan Akan Ambil Langkah Ini Terkait Lahan HGU Milik Prabowo Subianto

ILC Terbaru : Pengamat Nilai Jokowi Sukses Runtuhkan Jargon Politik Prabowo Subianto di Debat Capres

Ternyata Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare Secara Tunai 150 Juta Dolar AS, Kata Jusuf Kalla

Ini Dia Ramalan Zodiak Rabu (20/2): Aries Antusias, Gemini Subjektif, Emosi Scorpio Meledak

Meskipun demikian, kata Gutus, proses persetujuan atau diterbitkannya tandatangan elektronik oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil suka lambat.

"Kalau dari Dinasnya lambat ke kecamatannya jadi lambat KK yang sudah boleh diambil karena kan harus ada tandatangan Kepala Dinas. Kalau dulu kan kita pakai stempel tandatangan basah. Biasanya satu hari bisa jadi 3 hari. Ya tapi ini kan masih proses uji coba, masih akan ada terus perbaikan," jelasnya.

Ia meyakini setelah sistem tandatangan elektronik itu menjadi lebih baik, proses pencetakan KK akan terus melonjak.

"Kan masih uji coba, nanti proses pembuatannya lebih cepat. Kalau sekarang ini paling lama tiga hari, kadang kalau dari Dinas cepat bisa satu hari atau ditungguin beberapa jam juga bisa," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved