Terkena Operasi Tangkap Tangan, Lurah Kalibaru Akan Diberhentikan Tidak Hormat

Terkena OTT oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar, Abdul Hamid yang menjabat Lurah Kalibaru bakal dipecat.

Terkena Operasi Tangkap Tangan, Lurah Kalibaru Akan Diberhentikan Tidak Hormat
Warta Kota/Gopis Simatupang
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri. 

"Oknum Lurah AH melakukan dugaan tindak pidana korupsi yang diatur dalam pasal 12e, UU nomor 20 tahun 2001, sebagaimana perubahan dari UU nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi, dimana tersangka menyalahgunakan wewenang memaksa seseorang untuk menyerahkan sesuatu untuk kepentingan dia menandatangani AJB," jelas Didik.

Abdul Hamid melakukan pungutan biaya tidak sesuai dengan PP nomor 24 tahun 2016 terkait jumlah pungutan yang bisa diambil.

Dia menguntungkan diri sendiri dengan mengambil sebanyak 3 persen dari yang seharusnya 1 persen.

"PPAT dan PPATS dan saksi biayanya tidak boleh melebihi 1 persen," kata Didik.

Abdul Hamid menarget biaya tiga persen untuk dirinya sendiri.

Barang bukti berupa AJB, uang sebesar Rp 5 juta, dan dokumen dokumen juga turut disita.

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Seiring Positifnya Bursa Regional Asia

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved