Terkena Operasi Tangkap Tangan, Lurah Kalibaru Akan Diberhentikan Tidak Hormat

Terkena OTT oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar, Abdul Hamid yang menjabat Lurah Kalibaru bakal dipecat.

Terkena Operasi Tangkap Tangan, Lurah Kalibaru Akan Diberhentikan Tidak Hormat
Warta Kota/Gopis Simatupang
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri. 

Supian menyatakan,"Mau sebulan, dua bulan, kalau kategori tipikor ya pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)."

Supian menerangkan, Abdul Hamid baru akan dipecat apabila kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap alias inkracht.

Sembari menunggu proses hukum, Pemerintah Kota Depok akan melakukan pemberhentian sementara.

"Sesuai dengan ketentuan memang kalau sudah dalam proses penahanan, kalau memang itu, kami akan hentikan sementara. Terus kalau memang nanti sampai masuk ke pengadilan baru kita lihat," katanya.

Mahfud MD Sebut Produsen Hoaks Bikin Suasana Pemilu 2019 Terpecah Belah

Terkait dengan kekosongan posisi Lurah Kalibaru, Supian mengatakan, pihaknya masih akan berdiskusi dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan atau Baperjakat Kota Depok.

"Kami akan memberikan usulan ke pimpinan. Salah satu alternatifnya adalah Plt (pelaksana tugas)-nya," kata Supian Suri.

Siapa yang menjadi pelaksana tugas akan diserahkan ke kepala seksi kecamatan atau sekretaris kelurahan di Kelurahan Kalibaru.

"Ini yang akan kami coba diskusikan untuk mengisi kekosongan sehingga pelayanan masyarakat bisa berjalan," katanya.

Meski terlibat kasus dugaan tipikor, kata Supian, Pemerintah Kota Depok tetap memberikan pendampingan hukum.

Karena bagaimanapun, Abdul Hamid belum bisa dikatakan bersalah sampai terbukti di meja hijau.

Halaman
1234
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved