Liga Champions

Manchester City Target Poin Penuh di Markas Schalke

Bukan cuma kemenangan di markas Schalke yang diincar City, tetapi trofi Liga Champions di akhir musim.

Manchester City Target Poin Penuh di Markas Schalke
Top Metro
Schalke Vs Manchester City 

MANHCESTER City menargetkan kemenangan saat pasukan Citizens bertandang ke markas Schalke pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Veltins Arena, Kamis (21/2/2019) pukul 03.00 WIB.

Perjalanan ke Gelsenkirchen pekan ini sekaligus menjadi ajang pulang kampung bagi dua pemain City asal Jerman, Ilkay Gundogan dan Leroy Sane.

Guendogan lahir dan besar di kota itu. Pemain gelandang berusia 28 tahun itu menjalani pendidikan di akademi Schalke dan Bochum, sebelum bergabung dengan Nurnberg di awal karier profesionalnya, dan mencapai final Liga Champions bersama Borussia Dortmund, serta kini berlabuh di Manchester City.

Sane pun setali tiga uang. Biar pun bukan asli Gelsenkirchen, pemain sayap berusia 23 tahun itu juga jebolan akademi Schalke, bergabung dengan tm muda Die Koenigsblauen sejak usia sembilan tahun, sampai mendapat promosi ke skuad senior Schalke pada 2014 lalu.

Talenta Sane yang menonjol menarik perhatian Pep Guardiola saat menjadi pelatih Bayern Muenchen, dan kemudian memboyongnya ke City pada musim panas 2016 saat ditunjuk menjadi pelatih Citizens, tiga tahun lalu.

Grup Wanita DIA akan Kembali Akhir Maret 2019

Walaupun bernuansa melankolis, tampil di Stadion Veltins Arena dan pendukung bekas klubnya, hal itu tak mengalihkan fokus Guendogan dan Sane.

Bukan cuma kemenangan di markas Schalke yang diincar City, tetapi trofi Liga Champions di akhir musim.

"Menurut saya, jika kita ingin berada di jajaran tim elit internasional, sebagai pemain ataupun klub, kita perlu memenangi trofi (Liga Champions) ini. Setidaknya satu kali. Kita tidak boleh melewatkannya. Tugas kami adalah memberikan dan melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk mewujudkannya," ujar Guendogan, seperti dilansir Manchester Evening News.

Prestasi City di Liga Champions pada dua musim terakhir, tak begitu baik. Guardiola yang berhasil memenangi trofi itu sebanyak dua kali saat melatih Barcelona, hanya mampu mengantar Sky Blues sampai di babak 16 besar dan perempat final.

Musim ini, City termasuk salah satu tim yang difavoritkan mampu mencapai final Liga Champions, selain Real Madrid (juara tiga musim berturut-turut), Barcelona, Bayern Muenchen, Juventus, Liverpool, dan Paris Saint-Germain. Namun, itu tak akan mudah.

Guardiola pun sudah wanti-wanti kepada para pemain City setelah timnya memastikan diri ke perempat final Piala FA dengan menyingkirkan Newport County, akhir pekan lalu.

Liga Champions adalah kompetisi yang berbeda, sehingga pola pikir, sikap, dan mentalitas yang harus dimiliki para pemain Sky Blues saat menghadapi tim Liga Jerman Schalke tak boleh sama seperti ketika bertandang ke markas tim League Two di Rodney Parade.

Berita Ini Juga Dimuat KORAN SUPER BALL, Rabu (20/2/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved