Sekda Papua Diperiksa 11 Jam Tidak Ditahan Meski Ditetapkan Tersangka Penganiayaan KPK

Di antaranya, kata dia, berupa keterangan saksi, keterangan ahli, petunjuk, dan beberapa barang bukti lain terkait kasus ini.

Sekda Papua Diperiksa 11 Jam Tidak Ditahan Meski Ditetapkan Tersangka Penganiayaan KPK
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sekda Papua, Hery Dosinaem (baju putih) dan kuasa hukumnya, Yance Salambauw 

Di antaranya, kata dia, berupa keterangan saksi, keterangan ahli, petunjuk, dan beberapa barang bukti lain terkait kasus ini.

"Jadi, sebelum dilakukan pemeriksaan kita sudah punya data. Artinya, ada data keterangan saksi, data keterangan ahli dan dari petunjuk serta barang bukti lain. Karenanya, penyidik melakukan gelar perkara untuk menentukan status Sekda Papua tadi," kata Argo.

Dari sana, kata Argo, Sekda Papua, Hery Dosinaen diduga sudah melakukan pemukulan atau penganiayaan terhadap penyelidik KPK Wicaksono di Hotel Borobudur.

"Pasal yang dikenakan terhadap tersangka adalah Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan," kata Argo.

Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Papua TEA Hery Dosinaen memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksk terkait kasus dugaan pengeroyokan pegawai KPK, Senin (18/2/2019) siang sekira pukul 12.30.

Dengan mengenakan kemeja putih, Hery didampingi satu orang kuasa hukumnya.

Ia enggan mengomentari tentang pemanggilan dirinya ini dan berjanji akan memberi keterangan ke wartawan, usai diperiksa penyidik.

"Nanti saja ya nanti, setelah pemeriksaan, kita bicara" kata Hery, sembari masuk gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved