Sekda Papua Dicecar 17 Pertanyaan Saat Jalani Pemeriksaan sebagai Tersangka

Hery tidak ditahan karena dianggap kooperatif. Ia dibolehkan pulan setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar 11 jam.

Sekda Papua Dicecar 17 Pertanyaan Saat Jalani Pemeriksaan sebagai Tersangka
Warta Kota/istimewa
Ilustrasi pemukulan penyidik KPK oleh oknum Sekda Papua. 

Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Papua, Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), oleh Polda Metro Jaya, Senin (18/2/2019).

Penetapan tersangka diberikan saat Hery memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut, sejak Senin siang.

Namun, Hery tidak ditahan karena dianggap kooperatif.

Ia pun dibolehkan pulan setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar 11 jam.

Didampingi kuasa hukumnya Yance Salambauw, Hery keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin malam pukul 23.00.

Sekda Papua, Hery Dosinaem (baju putih) dan kuasa hukumnya, Yance Salambauw
Sekda Papua, Hery Dosinaem (baju putih) dan kuasa hukumnya, Yance Salambauw (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Kepada wartawan yang masih menunggunya Hery menyampaikan permohonan maafnya ke pimpinan KPK atas apa yang dilakukannya ke penyelidik KPK hingga dirinya ditetapkan tersangka.

Ia menyatakan pemukulan terjadi karena emosional sesaat dan bentuk refleks.

Kuasa Hukum Pemprov Papua, Yance Salambauw yang mendampingi Hery sepanjang pemeriksaan, menyatakan bahwa sedikitnya ada 17 pertanyaan dari penyidik saat memeriksa Hery setelah statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka.

"Ada sekitar 17 pertanyaan dari penyidik ke Pak Sekda Papua, saat diperiksa," kata Yance, Senin malam.

Sementara itu, Hery menjelaakan status tersangka yang telah ditetapkan kepadanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved