Puti Guntur Soekarno Ikut Andil dalam Misi Kebudayaan di Kamboja

Tak hanya Puti, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani hadir dalam kegiatan misi kebudayaan.

Puti Guntur Soekarno Ikut Andil dalam Misi Kebudayaan di Kamboja
Warta Kota/Istimewa
Puti Guntur Soekarno bersama Guruh Soekarno di misi kebudayaan di Kamboja. 

Puti Guntur Soekarno berkesempatan ikut dalam kegiatan misi kebudayaan ke Kamboja. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan persahabatan Indonesia-Kamboja.

Tak hanya Puti, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani hadir dalam kegiatan misi kebudayaan tersebut mewakili Pemerintah Indonesia.

“Ini nama kegiatannya Joint Cultural Performance, 60 years friendships Indonesia – Cambodia, tujuannya adalah kolaborasi misi kebudayaa,” ujarnya dalam keterangan pers, yang diterima wartawan, Senin (18/2/2019).

Dijelaskan mantan Anggota Komisi X DPR ini, misi kebudayaan ini memiliki makna tersendiri bagi keluarga besar Bung Karno. Bung Karno, kata Puti merupakan sahabat dari mendiang Raja Kamboja Norodom Sihanouk.

“Mendiang Raja Kamboja Norodom Sihanouk merupakan sahabat dari Bung Karno," terangnya.

Lebih jauh, Puti menjelaskan Joint Cultural Performance ini digelar di Chatomuk Theater, Pnom Penh.

"Kegiatan ini mendapatkan kehormatan dengan kehadiran Raja Kamboja, Norodom Sihamoni," imbuhnya.

Dijelaskan puteri Guntur Soekarno Putra ini, peserta Joint Culture ini adalah Royal Ballet of Cambodia, Indonesia Cultural Centre, dan puncaknya adalah penampilan Kinarya Gencar Semarak Perkasa  pimpinan Guruh Soekarno Putra sekaligus penata gerak dan penggubah lagu.

Menurutnya, dalam pagelaran tersebut, ditampilkan 5 tarian dari Tanah Air yakni  Gending Sriwijaya, tarian tradisional Palembang. 

"Ini merupakan tari penyambutan untuk tamu kehormatan dalam hal ini Raja Norodom Sihamoni. Tarian ini menggambarkan kejayaan dari Kerajaan Sriwijaya. Dibawakan oleh 9 orang penari dengan memakai busana tradisional Aesan Gede. Penari terdepan membawakan tempat sirih yang akan dipersembahkan kepada raja," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved