Pengacara Klaim Pemeriksaan Jokdri Tak Terkait Pengaturan Skor

"Pemeriksaan sebagai tersangka terkait penghancuran dokumen. Tak ada kaitannya dengan pengaturan skor," kata Andru, Senin.

Pengacara Klaim Pemeriksaan Jokdri Tak Terkait Pengaturan Skor
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Jokdri dan kuasa hukum saat mendatangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka penghancuran barang bukti kasus pengaturan skor Senin (18/2/2019). 

SEMANGGI, WARTA KOTA -- Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono yang akrab disapa Jokdri memenuhi panggilan Satgas Antimafia Bola unyuk diperiksa sebagai tersangka kasus pencurian dan perusakan barang bukti dalam perkara dugaan pengaturan skor bola, Senin (18/2/2019).

Ia datang ke Posko Satgas Antimafia Bola di Direskrimum Polda Metro Jaya sekira pukul 09.50.

Di tengah berlangsungnya pemeriksaan, Kuasa Hukum Jokdri, Andru Bimaseta, kepada wartawan menjelaskan bahwa Jokdri dimintai keterangan seputar perusakan dokumen atau barang bukti dan tak ada kaitannya dengan pengaturan skor.

"Pemeriksaan sebagai tersangka terkait penghancuran dokumen. Tak ada kaitannya dengan pengaturan skor," kata Andru, Senin.

Menurutnya seputar dokumen yang dihancurkan itu sedang dijelaskan penyidik dan ditanyakan ke Jokdri.

Menteri Susi Jelaskan Soal Fotonya Acungkan Salam 2 Jari Beredar Sebelum Debat Capres Kedua

Ini Daftar Klaim dan Pernyataan Jokowi di Debat Capres Kedua yang Ternyata Tak Sesuai Fakta dan Data

Pengeroyokan Pegawai KPK, Masyarakat Adat Papua Denda KPK Rp 10 Triliun

Ini Dia Ramalan Zodiak Senin (18/2): Leo Berjuang, Virgo Ambil Jeda, Scorpio Pikirkan Hubungan

"Tadi dokumen yang dihancurkan itu dijelaskan kepolisian. Juga soal denah kantor dimana dokumen dihancurkan ditanyaka  seperti apa. Karena ada kantornga Komdis di ruang itu. Jadi, digambarkan secara keseluruhan," kata Andru.

Terkait bahwa Jokdri disebut sebagai aktor intelektual penghancuran dokumen yang sangat kuat motifnya terkait pengaturan skor, Andru enggan menjelaskan lebih jauh.

"Penetapan sebagai aktor intelektual itu kan oleh polisi. Tadi belum ada pembicaraan terkait aktor intelektual penghancuran itu," katanya.

Sebelumnya Satgas Antimafia Bola telah menetapkan Plt Ketum PSSI Joko Driyono alias Jokdri, sebagai tersangka kasus pencurian dan perusakan barang bukti dalam perkara dugaan pengaturan skor bola.

Dari sana, penyidik akan mendalami dan memastikan motif Jokdri melakukan perusakan barang bukti tersebut.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved